6 Bagian Ayam yang Sebaiknya Jarang Dikonsumsi, Berisiko Bagi Kesehatan Tubuh

Walau sarat akan manfaat bagi tubuh, tetapi ternyata jika seseorang mengonsumsi beberapa bagian tubuh ayam yang salah, justru akan berisiko

6 Bagian Ayam yang Sebaiknya Jarang Dikonsumsi, Berisiko Bagi Kesehatan Tubuh
Shutterstock via Tribun Lampung
Ilustrasi daging ayam. 

Bagian yang banyak dijual dan juga diminati di Indonesia adalah hati ampela ayam.

Organ hati merupakan salah satu organ penting bagi tubuh untuk menetralisir racun yang masuk ke tubuh.

Sehingga sisa racun yang tertinggal di hati dan menimbulkan risiko kolesterol, jantung, dan juga kanker.

5. Kulit ayam

Kulit ayam mengandung antibiotik, hormon, dan toksin yang larut dalam lemak kulit.

Baca: Mabuk hingga Adu Mulut, Simon Dobrak Pintu Kos & Tikam Bahu Kanan Dominggus

Baca: TRIBUN WIKI - Inilah 9 Puri di Bali yang Masih Ada Hingga Kini

Kandungan lemak tersebut mudah menyatu ke dalam kulit sehingga meningkatkan lemak di kulit.

Kandungan lemak yang meningkat itu mengakibatkan obesitas, meningkatkan kolesterol yang buruk bagi kesehatan tubuh.

6. Pantat ayam (brutu)

Selain kulit, pantat ayam atau brutu juga diminati oleh konsumen.

Kandungan di dalam brutu jauh lebih berbahaya karena mengandung banyak lemak yang menumpuk dan memiliki hormon atau tempat berkumpulnya kelenjar getah bening.

Kandungan tersebut memicu penyakit kanker jika dikonsumsi oleh manusia.

Bagian yang paling aman untuk dimakan memanglah dada ayam.

Bagian tersebut rendah lemak tetapi memiliki nilai gizi serta protein yang tinggi sehingga bisa dikonsumsi semua orang.

Dada ayam juga bagian yang paling jauh dari bakteri dan juga virus dari luar tubuh sehingga paling aman jika dikonsumsi.(*)

Artikel ini telah tayang di Nakita.id dengan judul 6 Bagian Ayam yang Sebaiknya Jangan Sering Dikonsumsi, Ini Bahayanya

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved