Rutin Adakan Kegiatan Donor Darah, Pihak BROS Ingin agar Karyawan Jadi Pendonor Hidup

Bertempat di Imperium hall III Bali Royal Hospital,tampak beberapa karyawan BROS serta masyarakat umum sedang menunggu giliran untuk mendonorkan darah

Rutin Adakan Kegiatan Donor Darah, Pihak BROS Ingin agar Karyawan Jadi Pendonor Hidup
Tribun Bali/Karsiani Putri
Tampak beberapa pendonor tengah mendonorkan darahnya di Imperium hall III Bali Royal Hospital, Jalan Tantular No 6 Denpasar, Bali, Selasa (12/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Bertempat di Imperium hall III Bali Royal Hospital, Jalan Tantular No 6 Denpasar, Bali, tampak beberapa karyawan BROS serta masyarakat umum sedang menunggu giliran untuk mendonorkan darahnya.

Total sebanyak 60 orang telah terdaftar untuk mendonorkan darahnya pada Selasa (12/3/2019).

Dr. I. A. Candra Puspita Dewi, M. Biomed, Manager SDM & Pemasaran Bali Royal Hospital menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan terkumpulnya 50-60 kantong darah pada acara hari ini.

Baca: Kunjungi Jembrana Cawapres Sandiaga Uno Disambut Tabuhan Rebana Emak-emak

Baca: Pasca Ethiopian Airlines Jatuh, Ditjen Hubud Larang Terbang Sementara Pesawat Boeing 737-8 Max

Ia menuturkan bahwa sebelumnya, acara donor darah ini hanya diadakan pada waktu tertentu saja seperti ketika menjelang HUT BROS, namun, kini acara donor darah ini menjadi suatu acara rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

"Konsep awal kami adalah kami ingin agar karyawan BROS menjadi pendonor hidup sehingga ketika PMI sedang membutuhkan darah, pihak kami bisa membantu," ucap dr. I. A. Candra Puspita Dewi, M. Biomed ketika ditemui dalam acara tersebut.

Baca: Tragedi Pernikahan Bella Luna Berujung Nestapa, Kembalikan Uang Mahar Rp 9 M dan Emas Batangan Ini

Seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat umum terutama keluarga pasien yang turut ikut dalam acara donor darah ini.

"Kami berharap agar bisa memiliki pendonor hidup dan juga memiliki database mereka. Sehingga ketika ada insiden kami dapat menghubungi mereka," ucap dr. Dwi Ariawan, Direktur Bali Royal Hospital. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved