Akhir Maret Pasar Seni Sukawati Harus Kosong, Dana Renovasi Rp 77 M, Bangun Basement di Bawah Jalan

Setelah hampir 35 tahun tak pernah direnovasi, Pasar Seni Sukawati, Gianyar, akhirnya akan dirombak total tahun 2019 ini.

Akhir Maret Pasar Seni Sukawati Harus Kosong, Dana Renovasi Rp 77 M, Bangun Basement di Bawah Jalan
Foto: Adhi Suhendra
Suasana di Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali. 

Kepala Bappeda Gianyar, Gede Widarma Suharta, saat ditemui di DPRD Gianyar, membenarkan hal tersebut.

Terkait proses pengosongan gedung, pihaknya telah melakukan sosialisasi pada para pedagang, dan para pedagang telah menyetujuinya.

Kata dia, pada hari suci Puranama Kedasa atau 20 Maret 2019 ini, pihaknya akan melakukan prosesi pemindahan Pura Melanting (Pura Pasar) ke Lapangan Sutasoma.

“Akhir Maret para pedagang di Pasar Seni Sukawati sudah harus kosong, dan awal April akan dilakukan pembongkaran, pertengahan April gedung sudah rata dengan tanah."

"Proses pembangunan gedung baru akan dilakukan Mei 2019. Perlu diketahui, Purnama Kedasa kami juga akan melakukan pemindahan Pura Melanting ke lapangan Sutasoma,” ujarnya.

Terkait basement yang akan dibuat di bawah jalan, Widarma membenarkan.

Namun jalan yang dimaksud bukan jalan provinsi (jalan utama), tetapi jalan kabupaten yang memisahkan pasar Blok A dan B.

Keberadaan basement, kata dia, sangat dibutuhkan untuk mengurai kemacetan seperti saat ini.

“Itu basement-nya dirancang untuk 77 unit mobil. Diharapkan bisa mengurai kemacetan. Untuk bus besar yang datang bawa pelanggan, nanti akan parkir di Jaba Pura Desa, yang akan dikelola desa adat."

"Begitu juga dengan pedagang yang berjualan pada malam hari di Pasar Seni Sukawati, nanti desa adat yang mencarikan tempat, sebab itu mereka yang mengelola,” ujar pejabat asal Singaraja itu.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved