Pilpres 2019

Bawaslu Beberkan Perkembangan Kasus Dugaan Kampanye Wayan Koster di Acara yang Digelar Polda Bali

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali, akan memanggil sejumlah saksi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Gubernur Bali, I Wayan Koster

Bawaslu Beberkan Perkembangan Kasus Dugaan Kampanye Wayan Koster di Acara yang Digelar Polda Bali
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Gubernur Bali, Wayan Koster saat memberikan sambutan kepada generasi millenial yang hadir di Lapangan Monumen Bajra Sandhi Renon, Denpasar, Bali pada Minggu (17/2/2019) sore. Di sela sambutannya, Wayan Koster diduga berkampanye capres. 

Bawaslu Beberkan Perkembangan Kasus Dugaan Kampanye Wayan Koster di Acara yang Digelar Polda Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali, akan memanggil sejumlah saksi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Gubernur Bali, I Wayan Koster yang mengkampanyekan calon presiden dari partainya PDI-P.

Wayan Koster diduga mengeluarakan ujaran ajakan dan dukungan pada massa Millenial Road Safety Festival Minggu (17/2/2019) lalu, yang sebenarnya hadir dalam acara yang dibuat Polda Bali.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, menyebut Bawaslu tengah menindaklanjuti dasar temuan hasil investigasi dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Gubernur Koster ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

"Kami Bawaslu Bali sudah melakukan rapat pleno. Hasil rapat dengan Sentra Gakumdu itu menyepakati untuk dilanjutkan ke tahap penyelidikan atau klarifikasi."

"Sentra Gakumdu dan Bawaslu Bali bersama Polda Balu dan Kejaksaan Tinggi Bali memiliki jangka waktu penyelidikan atau klarifiksi ini adalah 14 hari kerja terhitung sejak hari ini."

"Oleh karena itu tentu kami membutuhkan satu situasi yang kondusif ya untuk bisa melaksanakan tugasnya dengan baik," ungkapnya, Senin (11/3/2019).

Baca: Pagi-pagi Oknum PNS Diduga Lakukan Ini Hingga Mobil Goyang, Satpol PP: Setelah Buka Kaca Tancap Gas

Baca: 4 Pemuda di Buleleng Menggilir Siswi SMP di Kamar Kos, Diperdaya Pelaku Masih Berseragam Sekolah

Bawaslu pun akan memanggil sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Gubernur Koster.

Namun, pihaknya tidak menyebutkan siapa saja saksi yang dipanggil karena menghindari kesimpangsiuran.

"Kami belum bisa menyebutkan siapa-siapa saja nanti yang akan diundang."

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved