Benarkah 71 Juta Pekerjaan Lama Akan Hilang di Era Digitalisasi?

71 juta pekerjaan akan hilang di era digital ini, sementara jumlah pekerjaan yang ditimbulkan hanya sekitar 2.1 juta pekerjaan baru

Benarkah 71 Juta Pekerjaan Lama Akan Hilang di Era Digitalisasi?
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan era digitalisasi semakin berkembang saat ini, baik di Indonesia sendiri maupun di seluruh dunia.

Era digitalisasi membawa pengaruh yang sangat besar termasuk dalam bidang ketenagakerjaan.

Samsul Bahri, dari Komisi IX DPR RI mengatakan, berdasarkan beberapa sumber yang dijadikan acuan oleh pihaknya menyatakan bahwa 71 juta pekerjaan akan hilang di era digital ini.

Baca: BNNP Bongkar Penyelundupan Sabu 1 Kg ke Bali, Tangkap 6 Tersangka & Ungkap Jaringan Denpasar-Medan

Baca: Maraknya Produk Lip Tint & Lip Balm Berbahaya, Siswa Smansa Ciptakan Produk Berbahan Alami

Sementara jumlah pekerjaan yang ditimbulkan hanya sekitar 2.1 juta pekerjaan baru yang tumbuh di bidang matematika, teknik dan komputer.

"Artinya akan terjadi defisit ketenagakerjaan antara yang di PHK dengan yang muncul sebagai dampak dari era digitalisasi," kata Samsul saat memimpin kunjungan Komisi IX DPR RI ke Provinsi Bali, Selasa (12/3/2019).

Kunjungan pihaknya ke Bali diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali.

Baca: BNNP Bongkar Jaringan Narkotika Denpasar-Medan, 1 Kg Sabu Diselundupkan ke Bali dengan Cara Ini

Baca: Atlet Tinju Denpasar Charles Bria Bertekad Pertahankan Gelar Juara Wali Kota Cup 2019

Dirinya menjelaskan, kunjungan Komisi IX DPR RI itu bersifat pada pengawasan dan ingin mendapatkan informasi tentang implikasi dari digitalisasi yang akhir-akhir ini berkembang yang disinyalir berdampak kepada masalah ketenagakerjaan.

"Banyak sekali pekerja yang di PHK dan dirumahkan. Tentu kunjungan kami di sini untuk mendalami permasalahan yang terkait dengan digitalisasi online terhadap pekerja di perusahaan ritel," kata dia.

Ia memaparkan ada beberapa industri yang saat ini terpuruk akibat besarnya pengaruh bisnis online.

Baca: Soal Kedekatannya dengan Gisel, Wijin: Keluarga Udah Nanyain

Baca: Nonton OPA FC Serasa Nostalgia Skuat PON Bali 2004

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved