14 Perupa Tampilkan 35 Lukisan di Griya Santrian, Ada Hasil Riset

Sebanyak 14 perupa akan melakukan pameran lukisan di Santrian Gallery, Jalan Danau Tamblingan Nomor 47, Sanur, Denpasar

14 Perupa Tampilkan 35 Lukisan di Griya Santrian, Ada Hasil Riset
Tribun Bali/I Putu Supartika
Konferensi pers pameran Inner Expression di Griya Santrian, Kamis (14/3/2019). 

"Frame kuratorial ini hadir sebagai sebuah gagasan untuk melihat dan menelisik kekaryaan para peserta yang terlibat dalam pameran ini, dimana terdiri dari para perupa dengan kecenderungan abstraksi maupun karya yang cenderung dekoratif," imbuh Susanta.

Proses penciptaan karya abstrak maupun dekoratif sesungguhnya jika ditelisik Iebih jauh memperlihatkan fokus persoalan dan pergulatan perupa atas aspek formalistik tentu saja tanpa bermaksud mengabaikan aspek konteks tematik di dalam karya masing-masing perupa.

"Dalam karya-karya abstrak(si) kita melihat bagaimana para perupa berproses menggamit berbagai aspek elementer yang dikonstruksi sedemikian rupa ternalarkan dalam persepsi artistik masing-masing perupa menjadi sebuah struktur kerupaan yang utuh, khas, dan berlapis," katanya.

Realitas (alam) dihadirkan tidak sebagai realitas objektifnya secara representasional tetapi hadir dalam esensi kerupaanya atau terkadang hanya menjadi stimulus atas proses kreatif.

Baca: Timnas Pemusatan Latihan di Bali, Indra Sjafri Berencana Sembahyang ke Pura Besakih

Baca: TRIBUN WIKI - Rekomendasi 4 Film Wajib Ditonton Bulan Maret Ini

Demikian pula dengan kecenderungan-kecenderungan karya yang bersifat dekoratif ataupun naivisme, realitas objektif tidak dihadirkan secara representasional, melainkan dengan pendekatan abstraksi (penyederhanaan) deformasi (pembongkaran struktur) stilirisasi dan lain sebagainya.

Aspek-aspek rupa dimainkan, diolah, dijelajah oleh masing masing perupa.

Sehingga yang hadir bukan semata salinan atas realitas yang ada di luar diri perupa, namun lebih pada pengendapan apa yang terjadi di dalam batin perupa.

Pada titik inilah frame kuratorial ini hadir sebagai rangkuman atas apa yang dihadirkan perupa dalam karya-karyanya, sehingga bukan sebuah kebetulan yang dipaksakan kenapa para perupa ini harus hadir dalam satu ruang dan momentum presentasi bernama pameran.

Lukisan yang dipamerkan ini memiliki kisaran harga Rp 5 juta hingga Rp 20 juta. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved