Mahasiswi Ini Ceritakan Proses Aborsi Dibantu Pacarnya, dari Kontraksi hingga Bayi Disimpan di Dus

seorang mahasiswa di salah satu universitas di Kota Kupang, HDD (20) diduga melakukan tindak pidana aborsi.

Mahasiswi Ini Ceritakan Proses Aborsi Dibantu Pacarnya, dari Kontraksi hingga Bayi Disimpan di Dus
google.com
Ilustrasi aborsi: Kasus dugaan tindak pidana aborsi yang dilakukan pasangan mahasiswa di Kupang terus disidik pihak Kepolisian Sektor Kelapa Lima Kota Kupang. Pasangan mahasiswa tersebut yakni HDD (20) dan pasangannya KMF (21) yang melakukan aborsi Asrama Pemda Alor Jln Alfa Omega RT 13 RW 03 Kelurahan Lasiana Kecamatana Kelapa Lima, Kota Kupang pada Minggu, (24/2/2019) lalu. 

Mahasiswi Ini Ceritakan Proses Aborsi yang Dibantu Pacarnya, Mulai dari Kontraksi hingga Bayi Disimpan di Dus

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Kasus dugaan tindak pidana aborsi yang dilakukan pasangan mahasiswa di Kupang terus disidik pihak Kepolisian Sektor Kelapa Lima Kota Kupang.

Pasangan mahasiswa tersebut yakni HDD (20) dan pasangannya KMF (21) yang melakukan aborsi Asrama Pemda Alor Jln Alfa Omega RT 13 RW 03 Kelurahan Lasiana Kecamatana Kelapa Lima, Kota Kupang pada Minggu, (24/2/2019) lalu.

Perkembangan kasus ini pun sudah sampai pada tahap pemberkasan.

Demikian disampaikan oleh Kapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto SH melalui Panit 1 Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Dominggus Duran SH dihubungi per telepon pada Rabu (14/3/2019) sore.

Selain itu, lanjut Ipda Dominggus, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.

"Unit PPA sudah lakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi," jelasnya.

Baca: Pelaku Sudah di Kamar, Menarik, dan Matikan Lampu, Setelah Diperkosa Sekuriti, Korban Ketakutan

Baca: Nama Pengusaha Besar di Bali Akan Diungkap di Persidangan, Disebut Pelanggan Vanessa Angel

Baca: Irfan Bachdim Main Full Lawan Semen Padang, Bagaimana Peluang Lawan Bhayangkara FC?

Baca: Sudut Pandang M Taufiq di Laga Pamungkas dan Fakta Bhayangkara FC Lebih Superior dari Bali United

Baca: Tak Ada Pesta Reuni, Ini Target Miftahul Hamdi Jika Diberi Kepercayaan Lawan Bhayangkara FC

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa di salah satu universitas di Kota Kupang, HDD (20) diduga melakukan tindak pidana aborsi.

Tindakan tersebut dilakukan bersama sang pacar, KMF (21) di Asrama Pemda Alor Jln Alfa Omega RT 13 RW 03 Kelurahan Lasiana Kecamatana Kelapa Lima, Kota Kupang pada Minggu, (24/2/2019).

Kapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto, SH pada Senin (25/2/2019) mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.

Halaman
123
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved