Putus Cinta Seperti Putus Obat untuk Pencandu, Ini Cara Cepat Sembuhkan Putus Cinta Menurut Psikolog

Berpisah dengan orang yang kita cintai memang menyakitkan. Namun, terkadang kisah asmara memang tak selalu berakhir bahagia.

Putus Cinta Seperti Putus Obat untuk Pencandu, Ini Cara Cepat Sembuhkan Putus Cinta Menurut Psikolog
kompas.com
Ilustrasi 

Akibatnya, ini mendistorsi ingatan kita tentangnya dengan meyakinkan diri kita bahwa sang mantan adalah orang yang tepat untuk menemani hidup kita meski ada banyak waktu menyakitkan saat bersamanya.

"Kita harus memastikan setiap pemikiran yang kita miliki tentang mantan kekasih adalah hal yang realistis dan seimbang," ucap Winch.

Jika pikiran kita tiba-tiba teringat momen manis saat bersamanya, kata Winch, kita perlu mengingat kenangan pahit saat bersamanya.

"Jika kau mendambakan pelukan manisnya, kau harus ingat hari-hari ketika dia menyakiti hati kita dan membuat kita bersedih," ucapnya.

Bagi mereka yang benar-benar berjuang untuk menerima kenyataan akan cinta yang kandas, Winch menyarankan untuk menuliskan daftar semua alasan mengapa hubungan itu gagal.

Orang yang paling susah move on biasanya adalah mereka yang merasa "dicampakkan" dan menghabiskan hari-hari dengan menyedihkan.

Sementara itu, pihak yang memutuskan hubungan bisa dengan mudah menjalani hari-harinya. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Baca: TRIBUN WIKI - Ingin Mencari Alat Musik? Berikut 10 Rekomendasi Toko Alat Musik di Kota Denpasar

Baca: Bawang Putih Ampuh Mengatasi 11 Penyakit Ini, Ikuti Cara Benar Mengonsumsinya

Menurut Winch, untuk bangkit dari cinta yang kandas, kita harus sepenuhnya memahami apa yang membuat kita dan mantan kekasih tak cocok.

Semua itu harus kita lakukan agar cepat move on. Meski sebagian besar orang berpikir perpisahan ini terjadi secara tiba-tiba, menurut Winch, pihak yang memutuskan hubungan mungkin telah secara emosional melepaskan diri dalam hubungan untuk waktu yang lama.

"Pada saat perpisahan terjadi, mereka pada dasarnya telah melepaskan diri dari hubungan itu. Namun, pihak yang diputuskan baru mengetahuinya dan berada dalam tahap awal kesedihan dan kehilangan," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved