PM Australia Kutuk Serangan Teroris ke Masjid, 'Tak Ada Ruang untuk Kebencian dan Intoleransi

"Warga Australia berdiri bersama semua warga Selandia Baru hari ini dalam masa kelam ini ketika kebencian dan kekerasan telah mencuri kedamaian dan ke

PM Australia Kutuk Serangan Teroris ke Masjid, 'Tak Ada Ruang untuk Kebencian dan Intoleransi
tribun manado
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison memberi pernyataan resmi terkait kejadian di Christchurch hari ini. "Saya mengutuk serangan teroris yang kasar, ekstremis, dan sayap-kanan yang telah merenggut nyawa begitu banyak warga Selandia Baru yang tidak bersalah ketika mereka melaksanakan ibadah dengan damai di masjid-masjid mereka di Christchurch hari ini. 

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi sebelumnya menyatakan, ada enam WNI yang berada di lokasi penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch.

Informasi tersebut ia dapat dari Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya.

Dari enam WNI, tiga orang berhasil lolos dari serangan.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan, 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror di Masjid Al Noor di kota Christchurch.

Presiden Joko Widodo mengecam keras penembakan tersebut. "Kami sangat mengecam keras aksi ini.

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam bagi korban aksi tersebut," ujar Presiden Jokowi di sela-sela kegiatannya di Sumatera Utara, Jumat.

Presiden memastikan, Kemenlu RI akan memberikan perlindungan bagi WNI di Selandia Baru.

Presiden sekaligus mengimbau WNI yang berada di Selandia Baru untuk selalu hati-hati dan waspada akan ancaman keselamatan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Diketahui, terdapat 331 WNI di Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak Wellington ke Christchurch 440 km. (*)

Penulis: Rizki Laelani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved