Pemilu 2019

Hoax Sering Serang KPU, Ini Sebabnya

Penyebaran hoax selama masa Pemilu 2019 cukup marak. Tidak hanya para kontestan Pemilu yang menjadi sasaran hoax, tetapi juga Komisi Pemilihan Umum

Hoax Sering Serang KPU, Ini Sebabnya
Tribunnews.com/Lendy
Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia DKI Jakarta, Dahlia Umar berikan keterangan mengenai sebab pendelegitimasian Komisi Pemilihan Umum di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Penyebaran hoax selama masa Pemilu 2019 cukup marak.

Tidak hanya para kontestan Pemilu yang menjadi sasaran hoax, tetapi juga Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Hal tersebut dinyatakan Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia DKI Jakarta, Dahlia Umar saat jumpa pers di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Menurutnya, maraknya hoax selama masa Pemilu 2019, karena masyarakat belum melihat perbedaan konsep pembangunan dari para kontestan.

Sehingga masyarakat lebih tertarik mengikuti berita-berita buruk dan hoax mengenai para kontestan.

Baca: Kakak WNI Korban Penembakan Brutal di Masjid Minta Hoax Tentang Kematian Adiknya Dihentikan

Baca: Beredar Chat Seungri BIGBANG Tawarkan Wanita dengan Tarif Rp 125 Juta untuk Pengusaha di Indonesia

Ketertarikan masyarakat pada hal-hal negatif tersebut justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak pendukung kontestan untuk meningkatkan elektabilitas.

"Saya berkeyakinan, upaya-upaya mendelegitimasi KPU adalah usaha untuk meningkatkan elektabilitas. Jadi alat kampanye yang efektif untuk mencari perhatian publik dan dukungan publik, karena ada musuh bersama di situ. Misalnya karena KPU dianggap zolim, Bawaslu dianggap zolim dan seterusnya," kata Dahlia Umar.

"Itu juga dikarenakan tidak ada debat terkait dengan kebijakan pembangunan, antara calon presiden nomor 01 dan calon presiden nomor 02. Karena tidak ada isu menarik yang diperdebatkan. Ternyata kampanye negatif itu yang justru lebih menarik perhatian masyarakat dan lebih diikuti terus perkembangannya di media sosial," tambahnya.

Baca: Korban Masjid Selandia Baru: Pria yang Ingatkan Agar Pura-pura Mati Diberondong Peluru Hingga Tewas

Sebagaimana diketahui, selama masa Pemilu 2019 KPU diserang beberapa isu hoax, di antaranya, mengenai kardus kotak suara yang rawan dibolongin hingga tujuh kontainer surat suara yang telah dicoblos.

Tak sedikit pengamat yang menilai, hoax tersebut merupakan upaya mendelegitimasi KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2019 yang bertujuan mengacaukan Pemilu 2019.
 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Sebab KPU Jadi Sasaran Hoax

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved