Prioritas Penanganan Rabies di 3 Zona Merah, Gelontorkan Rp 23 M Menuju Bali Bebas Rabies 2020

Pemerintah menggelontorakan Rp 23 miliar untuk merealisasikan program Bali Bebas Rabies 2020.

Prioritas Penanganan Rabies di 3 Zona Merah, Gelontorkan Rp 23 M Menuju Bali Bebas Rabies 2020
Tribun Bali/eurazmi
Tim Pengendali Rabies di Banjar Tatakan, Sukawati saat melakukan penyisiran dan vaksinasi terhadap HPR di wilayah banjarnya, Jumat (15/3/2019). 

Modal pariwisata ini, kata dia, jangan sampai terganggu hanya karena rabies.

Ia menilai, vaksin saja tidak cukup. Harus ada program pengendalian yang menyeluruh mulai surveilans, pengawasan lalu lintas hewan penular rabies (HPR), manajemen populasi HPR, serta sinergitas dengan pihak kesehatan dalam rangka penanganan kasus gigitan yang terjadi.

Dampak penyebaran virus rabies di Bali sangat berpengaruh pada aspek ekonomi masyarakat hingga berefek buruk bagi psikologis masyarakat.

"Masyarakat akan menjadi tidak nyaman dengan adanya isu rabies sehingga ada rasa ketakutan apabila tergigit oleh anjing yang terinfeksi penyakit itu," ujarnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved