Situs KPU RI Pernah DIretas Anak Usia di Bawah 17 Tahun

Kabar maraknya peretasan yang menyasar situs penyelenggara pemilu akhir-akhir ini diakui oleh KPU RI.

Situs KPU RI Pernah DIretas Anak Usia di Bawah 17 Tahun
Tribun Jogja
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kabar maraknya peretasan yang menyasar situs penyelenggara pemilu akhir-akhir ini diakui oleh KPU RI.

Bahkan lewat Komisionernya, Viryan Azis mengungkap situs mereka pernah diretas oleh anak di bawah umur 17 tahun.

Namun, peretasan itu terjadi beberapa bulan sebelumnya, dan tak berlangsung lama, karena sudah langsung ditangani oleh tim Siber Crime Mabes Polri.

Akibat hal itu, aliran internet ke website KPU sempat terganggu dan tak bisa digunakan dalam beberapa saat.

Baca: AS Ancam Anggota Mahkamah Kriminal Internasional

Baca: Kakak WNI Korban Penembakan Brutal di Masjid Minta Hoax Tentang Kematian Adiknya Dihentikan

"Tapi tidak lama hanya beberapa jam ya, itu tengah malam sekitar pukul 00.30 WIB dini hari sampai dengan pagi," kata Viryan di KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Awalnya, Siber Crime Mabes Polri melakukan pelacakan. Kemudian penelusuran itu sampai pada penemuan pelaku.

Ketika diperiksa dan dibawa ke Mabes Polri, ternyata yang bersangkutan diketahui masih berusia di bawah umur.

"Dari Cyber Crime Mabes Polri melakukan pelacakan kemudian menelusuri sampai dengan menemukan pelakunya dan sudah ditangkap sudah diperiksa dilakukan oleh anak di bawah usia 17 tahun," jelas dia..

Lebih lanjut Viryan mengatakan bahwa pelajar yang masih duduk di bangku sekolah itu mempelajari keahlian meretasnya secara otodidak.

Kemudian pihak KPU memberikan nasihat kepada keluarga anak itu agar buah hatinya bisa diberikan pendampingan.

Baca: Beredar Chat Seungri BIGBANG Tawarkan Wanita dengan Tarif Rp 125 Juta untuk Pengusaha di Indonesia

Baca: Pangeran Charles: Orang-orang Selandia Baru Tidak Akan Biarkan Kebencian dan Perpecahan Menang

Supaya ke depan, potensi sang anak bisa disalurkan ke hal-hal yang positif dan tidak disalahgunakan.

"Anak-anak seperti ini mereka mempunyai potensi belajar otodidak, punya kemampuan hacking, dan kita memberikan masukan kepada keluarganya agar bisa diberikan pendampingan dan pendidikan yang baik dalam hal jangan menyalahgunakan kemampuannya," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anak di Bawah Usia 17 Tahun Pernah Retas Situs KPU RI

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved