Angkasa Pura Lakukan Rampok Plastik, Penumpang Rela Plastiknya Diganti dengan Tas Ramah Lingkungan 

Kegiatan Eliminasi Plastik atau Rampok Plastik ini merupakan gerakan menukarkan kantong plastik yang dibawa penumpang dengan kantong kain

Angkasa Pura Lakukan Rampok Plastik, Penumpang Rela Plastiknya Diganti dengan Tas Ramah Lingkungan 
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Dirut Angkasa Pura I (Persero) dengan jajaran meminta kantong plastik penumpang untuk di ganti dengan tas kantong berbahan kain. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Masih dalam rangkaian kerja sama PT. Angkasa Pura I (Persero) dengan WWF Indonesia, dan mengenalkan konsep bandara ramah lingkungan (eco-friendly airport), Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT. Angkasa Pura I (Persero) Devy Wildasari Suradji, dan jajaran Manajemen PT. Angkasa Pura I (Persero) serta Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai mengadakan ‘Rampok Plastik’ terhadap pengguna jasa transportasi udara.

Kegiatan Eliminasi Plastik atau Rampok Plastik ini merupakan gerakan menukarkan kantong plastik yang dibawa penumpang dengan kantong kain yang lebih ramah lingkungan.

Baca: 14 Petarung Masuk Tim Bayangan Pra PON 2019

Baca: Wanita Ini Mengaku Perutnya Dicakar-cakar Saat Hamil, Hal Aneh Pun Terjadi Saat Bayinya Lahir

Faik Fahmi bersama jajaran dengan ramah menyapa terlebih dahulu para penumpang pesawat dan menawarkan kantong plastik barang bawaan mereka diganti dengan tas ramah lingkungan.

Mereka pun menyambut baik kegiatan ini, dengan sukarela mereka menyerahkan kantong plastiknya dan diganti dengan tas kain ramah lingkungan.

“Ini sebenarnya bagian dari upaya kita di Angkasa Pura I untuk menumbuhkan concern penumpang tentang betapa pentingnya kita dalam menjaga lingkungan.

"Plastik termasuk bahan yang tidak ramah lingkungan sehingga kita membuat satu program seperti ini. Istilah rampok ini kan lebih kepada istilah milenial dan biar ada perhatian penumpang,” tutur Faik Fahmi.

Faik menambahkan, kegiatan menukar kantong plastik dengan tas kantong berbahan kain yang ramah lingkungan ini merupakan bagian kecil bentuk kepedulian Angkasa Pura I untuk mengurangi penggunaan plastik.

Baca: Demi Kelestarian Lingkungan, Alfamart Ajak Konsumen Kurangi Plastik

Baca: Tanggapi Aksi Penembakan di Selandia Baru, Wakil Menlu Sebut Terorisme Bisa Terjadi di Mana Saja

 
Ke depannya merekan juga akan membuat program kepada tenant-tenant yang ada di 13 Bandar Udara di bawah naungan Angkasa Pura I (Persero) untuk mengganti bahan plastik mereka dengan bahan yang ramah ramah lingkungan.

 
“Tidak hanya program rampok plastik dan penggantian bahan plastik dengan yang ramah lingkungan di tenant-tenant, untuk di-wrapping juga kita akan imbaukan mereka (penyedia jasa wrapping) untuk menggunakan plastik yang ramah lingkungan dapat terurai, sudah mulai kita lakukan juga,” imbuhnya.

Baca: Tanggapi Aksi Penembakan di Selandia Baru, Wakil Menlu Sebut Terorisme Bisa Terjadi di Mana Saja

Ada sekitar 95 juta penumpang memanfaatkan 13 Bandar Udara yang dikelola Angkasa Pura I (Persero) saat ini dengan mengkampanyekan isu-isu lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik diharapkan dapat membantu menjaga lingkungan.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved