Dampak Tingginya Harga Tiket, Angkasa Pura I Akui Terjadi Penurunan Penumpang hingga 14 Persen

Dampak tingginya harga tiket pesawat terbang beberapa waktu lalu berimbas terhadap turunnya pengguna jasa transportasi udara

Dampak Tingginya Harga Tiket, Angkasa Pura I Akui Terjadi Penurunan Penumpang hingga 14 Persen
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana penumpang di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (18/3/2019). 

“Saya tidak tahu itu ya, tapi ketika saya berkomunikasi dengan beberapa Airline, ya. Pesawat kan memerlukan maintenance dan mereka selalu mengambil periode maintenance itu, di mana penumpang sedikit. Januari-Februari periode baguslah untuk maintenance, tidak hanya masalah komersial semata menurut saya,” papar Faik.

Sementara itu berdasarkan pada data statistik Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) periode Januari - Februari 2019, tercatat sebanyak 3.603.624 penumpang keluar masuk Pulau Dewata melalui bandara kebanggaan warga Bali tersebut. 

Baca: Pemkot Denpasar Akan Belajar Rawat Situs Budaya ke Korea, Begini Tanggapan Anggota Dewan Denpasar 

Baca: Terkini 79 Jiwa Meninggal Dunia dan 43 Hilang Pascabanjir Bandang Sentani Papua

Dengan catatan jumlah penumpang di periode Januari - Februari 2018 sebanyak 3.332.233 penumpang, tercatat terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 271.391 atau naik sebesar 8 persen.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim.

“Dapat kami sampaikan bahwa hingga bulan Februari ini, jumlah penumpang yang kami layani adalah sebanyak 3,6 juta penumpang, atau naik sekiranya 8 persen jika dibandingkan dengan catatan periode yang sama di tahun 2018 lalu,” ujar Arie, Minggu (10/3/2019) lalu.

Baca: Pengendalian Jumlah Penduduk Bali Tak Ada Masalah, Vasektomi Hanya Alternatif Kontrasepsi Terakhir

Baca: Pelatihan Desain Kemasan bagi Industri Kecil Menengah Berguna untuk Tingkatkan Nilai Jual Produk

Akan tetapi, berkebalikan dengan catatan jumlah penumpang, terdapat sedikit penurunan dalam catatan jumlah pesawat udara yang dilayani selama periode Januari - Februari.

Dibanding dengan tahun lalu, di mana jumlah pesawat yang terlayani adalah sebanyak 24.855 pesawat, di tahun ini terjadi sedikit penurunan sebesar 2 persen.

“Benar, terjadi penurunan dalam catatan jumlah pergerakan pesawat udara. Dibanding tahun lalu, jumlah pergerakan pesawat tahun ini adalah sebanyak 24.352 pergerakan pesawat, atau turun sebanyak 503 pergerakan pesawat,” lanjut Arie.

Jika dirata-rata, dalam seharinya, terdapat 61.078 penumpang yang diangkut oleh 413 pesawat udara yang keluar masuk Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved