Suplai Air ke 6 Desa Terganggu, Pompa Turbin Meledak Akibat Air Keruh

Air di sejumlah sungai membesar dan keruh hingga mengakibatkan pipa produksi yang menyuplai pelanggan di enam desa rusak dan mengganggu suplai air

Suplai Air ke 6 Desa Terganggu, Pompa Turbin Meledak Akibat Air Keruh
Istimewa
(Foto tidak terkait berita) Beberapa petugas saat melakukan perbaikan pompa air PDAM yang mati di IPA Belusung, Selasa (19/2/2019). 

Namun informasi yang diterima, kata Suastika, pihak BBT telah menyelesaikan perbaikan mesin.

Dan, saat ini tinggal menunggu proses normalisasi.

Namun selama proses tersebut, pihaknya telah memiliki alternatif lain supaya pelayanan ke masyarakat tetap jalan, meskipun tidak maksimal, yakni menghidupkan pompa cadangan di Desa Singakerta, serta mengambi sejumlah air sumur untuk yang melayani zona lain.

“Pompanya rusak. Karena air terlalu keruh, maka terbakarlah pompa mereka. Karena itu pompa turbin, kemarin (Sabtu) itu masih dicarikan mesinnya. Tapi informasinya perbaikan sudah selesai dilakukan (Minggu). Saat ini tinggal menunggu normalilasi saja. Mudah-mudahan malam ini (kemarin) sudah normal,” harapnya. 

Hidupkan Pompa Cadangan

Direktur Teknis Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar, Wayan Suastika mengatakan, untuk mengatasi keadaan, pihaknya sudah menghidupkan pompa cadangan.

Baca: 6 Gejala Hati Tidak Sehat Bisa Dilihat dari Tangan, Mulai dari Warna Kuku

Baca: Total Dana Pembebasan Lahan Rp 235 M, Koster Kebut Pengerjaan Shorcut Titik 7-8 di Gitgit

Meskipun kurang maksimal, yang terpenting kata dia pelayanan tidak benar-benar berhenti.

“Sementara kami menghidupkan pompa cadangan di SD Tebongkang. Itu kami hidupkan tatkala ada kerusakan, dan dibantu oleh suplai air dari zona lain. Cuma tidak maksimal juga. Tapi yang penting, pelayanan tidak benar-benar mati,” ujarnya.

Suastika mengimbau di tengah musim hujan ini, masyarakat agar bijak menggunakan air, serta menyediakan penampungan.

Sebab kerusakan pipa yang mengganggu pelayanan, sewaktu-waktu bisa terjadi, baik itu karena faktor tanah longsor maupun pohon tumbang.

Sebab tak sedikit pipa PDAM berada di bawah pohon. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved