Liputan Khusus

 Tukad-tukad Ini Bersolek Pikat Pengunjung, Denpasar Menata Sungai sebagai Rekreasi Alternatif

Sore sekitar pukul 15.00 wita, suasana Tukad Loloan, yang berada di sebelah Pantai Mertasari, Sanur Denpasar, belum begitu ramai.

 Tukad-tukad Ini Bersolek Pikat Pengunjung, Denpasar Menata Sungai sebagai Rekreasi Alternatif
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pemandangan Taman Kumbasari di kawasan Tukad Badung di jalan Gajahmada, Denpasar, beberapa waktu lalu. Denpasar merevitalisasi sejumlah tukad untuk mengembalikan fungsinya sekaligus menjadikannya destinasi rekreasi alternatif bagi warga kota. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sore sekitar pukul 15.00 wita, suasana Tukad Loloan, yang berada di sebelah Pantai Mertasari, Sanur Denpasar, belum begitu ramai.

Hanya terlihat segelintir anak muda yang duduk di bale bengong menikmati kesunyian suasana.

“Enak di sini kalau nongkrong. Gak terlalu bising,” kata Putu Agus yang duduk di bale bengong bersama dua temannya saat ditemui Rabu (13/3) pekan lalu.

Agus mengaku cukup sering nongkrong di sekitar sungai ini.

“Biasanya mulai jam 4 atau 5 sore baru ramai di sini,” kata laki-laki yang tinggal tak juah dari lokasi sungai itu.

Sejam berlalu, sungai ini mulai ramai dikunjungi warga, khususnya mereka yang suka olah raga sore.

Ada yang datang membawa pasangan, ada yang bersama keluarga, ada yang membawa anjing peliharaan, dan ada juga yang datang sendiri.

Mereka menikmati lintasan jogging (jogging track) yang terdapat di sepanjang sisi sungai ini.

“Senang ada tempat begini. Jadinya ada niat untuk olah raga sore-sore,” kata Ellen yang diwawancara seusai dirinya jogging di sepanjang sisi sungai.

Di Sungai Loloan ini terdapat dua buah jembatan berbahan kayu ulin kalimantan yang menjadikan kawasan sungai ini tampak klasik.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved