Beda dari Walikota Cup 2018, Atlet Woodball Denpasar Ni Nyoman Cahaya Sujiantari Harus Belajar Sabar

Atlet Woodball Denpasar, Ni Nyoman Cahaya Sujiantari (17) berhasil memperoleh dua medali emas di Walikota Cup X Tahun 2019

Beda dari Walikota Cup 2018, Atlet Woodball Denpasar Ni Nyoman Cahaya Sujiantari Harus Belajar Sabar
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ni Nyoman Cahaya Sujiantari bersama Ni Wayan Okta Riani di podium, dan Ni Nyoman Cahaya Sujiantari di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (17/3/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet Woodball Denpasar, Ni Nyoman Cahaya Sujiantari (17) berhasil memperoleh dua medali emas di Walikota Cup X Tahun 2019 Kota Denpasar yang berlangsung di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, tanggal 16-17 Maret 2019.

Cahaya berhasil memperoleh medali emas di katagori Stroke Competition Ganda Putri SMA bersama rekan setimnya Ni Wayan Okta Riani.

Selain itu ia juga mendapatkan medali emas di katagori Fairway Competition Perorangan Putri SMA.

Siswi SMK Negeri 4 Denpasar ini berbagi cerita tentang pengalamannnya mengikuti kejuaraan tersebut, ia merasa Walikota Cup 2019 berbeda dari Walikota Cup 2018 yang pernah ia ikuti.

Baca: Sering Konsumsi Sereal untuk Sarapan? 5 Dampak Ini Bisa Terjadi pada Tubuhmu, termasuk Iritasi Usus

Baca: Jelang Laga Ujicoba Timnas Senior Vs Bali United, Dallen Doke Siap Hentikan Laju Lilipaly dan Spaso

“Walikota Cup kali ini berbeda karena lebih banyak saingannya, lebih banyak juga atlet-atlet baru yang ikut jadi kayak lebih tertantang saja untuk tahun sekarang, jadi kan kita kayak harus punya semangat yang lebih lagi supaya bisa ngalahin yang baru-baru,” ucapnya di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (17/3/2019).

Setelah perlombaan berakhir, ia pun telah melakukan evaluasi dan menemukan beberapa kekurangan yang ingin segera ia perbaiki seperti emosinya saat bermain.

“Evaluasinya itu cuma belajar sabar saja lagi dan enggak terlalu ngeremehin lawan yang baru-baru. Waktu main itu kadang enggak sabaran, sudah lihat di depan gate kayak pingin nembak gitu padahal sebenarnya masih bisa parkir biar enggak nambah-nambah skor gitu, “katanya

Gadis yang memiliki rambut hitam ini mengatakan tak akan berhenti meraih prestasi di olahraga woodball.

Ia pun berkata akan terus mengikuti kejuaraan-kejuaraan woodball lainnya.

Baca: Ruang Publik Dan Tempat Komersial di Bali Ajukan Izin Siar Liga Champions UEFA

Baca: Kalah di Laga Ujicoba Kontra Timnas U-23, Trio Muda Bali United Ini Miliki Prospek Cerah

Cahaya menyatakan bahwa semangatnya untuk mengikuti kejuaraan woodball berasal dari keinginannya untuk merasakan podium kembali, hal tersebut memotivasinya untuk terus berprestasi di olahraga woodball.

“Yang bikin semangat itu prestasi, kayak naik podium itu suatu kebanggaan buat saya jadi itu yang memotivasi saya, naik podium, dapat juara dan bawa piala pulang, “ katanya.

Ke depannya gadis berkulit sawo matang ini berencana akan mengikuti Porjar Denpasar.

Ia pun menargetkan mendapatkan medali emas pada kejuaraan tersebut.

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved