Rapat Koordinasi Technical Delegate Porprov Bali 2019, Suwandi Sebut Tak Boleh Ada Rangkap Jabatan

Rapat Koordinasi Technical Delegate (TD) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2019 berlangsung di Ruang Rapat KONI Bali, Denpasar, Bali,

Rapat Koordinasi Technical Delegate Porprov Bali 2019, Suwandi Sebut Tak Boleh Ada Rangkap Jabatan
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Rapat Koordinasi Technical Delegate Porprov Bali 2019 di Ruang Rapat KONI Bali, Denpasar, Bali, Senin (18/3/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rapat Koordinasi Technical Delegate (TD) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2019 berlangsung di Ruang Rapat KONI Bali, Denpasar, Bali, Senin (18/3/2019).

Rapat tersebut dihadiri oleh para TD dari masing-masing cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov Bali 2019 di Tabanan.

Pada rapat koordinasi ini dibahas tentang tugas -tugas maupun persyaratan dari TD.

Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi mengatakan bahwa rapat tersebut sangat penting diadakan agar Porprov Bali 2019 dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Karena pelaksanaan teknis di lapangan kan sangat ditentukan oleh TD, TD yang mengatur tentang teknis bagaimana pertandingan, bagaimana aturan-aturan dan lain sebagainya terlaksana dengan baik untuk itulah kami di sini mau bertemu agar nantinya melalui pengarahan, pesan-pesan sekarang ini jadi TD itu tidak melakukan protes segala macam.

Baca: Beda dari Walikota Cup 2018, Atlet Woodball Denpasar Ni Nyoman Cahaya Sujiantari Harus Belajar Sabar

Baca: Kalah di Laga Ujicoba Kontra Timnas U-23, Trio Muda Bali United Ini Miliki Prospek Cerah

"Keterbatasan kemampuan finance/keuangan dari pemerintah kabupaten Tabanan maupun support dari KONI sehingga semuanya didasarkan atas rasa pengabdian, bagaimana kita bersama-sama bekerja untuk membangun keolahragaan di Bali, dan bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bali melalui prestasi olahraga,

"inilah harapan-harapan kami dan dengan adanya kordinasi, komunikasi, saya kira semua akan bisa cair dengan keterbatasan-keterbatasan yang kita miliki dengan satu tujuan kita bisa memberikan yang terbaik untuk Bali ,” ucapnya di Ruang Rapat KONI, Bali, Senin (18/3/2019).

Ia berkata masih ada rapat lainnya yang akan diadakan menjelang Porprov Bali 2019, seperti rapat tentang pemaparan venues Porprov Bali 2019 dan peninjauan venues Porprov Bali 2019 yang akan diadakan pada hari Kamis (21/3/2019) di Tabanan.

“Hari Kamis kita ada rapat di Tabanan bersama-sama dengan panitia induk di sana kemudian kita langsung ke Lapangan.

Baca: Kalah di Laga Ujicoba Kontra Timnas U-23, Trio Muda Bali United Ini Miliki Prospek Cerah

Baca: 130 Reseller Minyak Kutus Kutus se-Indonesia Ikuti Seminar Digital Marketing  

"Selain itu untuk rapat-rapat berikutnya pasti ada seperti kami ingin memanggil cabor-cabor dan juga ketua KONI kabupaten/kota sehingga ada suatu persepsi sama bagi kita bersama yaitu pertama mari kita membangun pembinaan mulai dari yang kecil, berproses sehingga menghasilkan atlet-atlet binaan kita.

"Kita jangan berbicara instan itu percuma saja, sekarang sudah tidak jamannya lagi untuk menjadi hebat tetapi semu, sebaiknya kita berbicara untuk masa depan yang lebih baik, untuk prestasi yang lebih baik melalui pembinaan -pembinaan yang muncul dari usaha kita, kalau nanti semua bisa seperti ini kita (mungkin) bisa mengekspor atlet-atlet dari Bali contohnya seperti olahraga judo, “ jelasnya.

 “Kedua, bagaimana aturan-aturan itu bisa dilaksanakan dengan baik, kita mau membuat semacam komitmen bersama nanti dengan teman-teman di KONI kabupaten/kota maupun Pengprov, mari kita berjalan sesuai dengan aturan, mari kita besar kan nama olahraga Bali, bukan lagi berbicara hanya sekadar untuk menjadi juara dengan segala cara,” lanjutnya.

Pada rapat tersebut pun ada beberapa poin penting yang disampaikan seperti persyaratan dari TD yaitu TD tidak boleh merangkap jabatan sebagai official, manajer maupun pelatih salah satu kontingen di Porprov Bali 2019 nanti.

Baca: Jelang Laga Ujicoba Timnas Senior Vs Bali United, Dallen Doke Siap Hentikan Laju Lilipaly dan Spaso

Baca: Ruang Publik Dan Tempat Komersial di Bali Ajukan Izin Siar Liga Champions UEFA

Suwandi menegaskan kalau ada TD yang merangkap jabatan akan dikeluarkan atau diminta memilih salah satu jabatan saja.

“Gak boleh merangkap jabatan, kita akan keluarkan dia, pasti akan kita keluarkan, ada pilihan dia keluar dari TD atau dia keluar dari official kontingen, itu kan pilihan, karena enggak mungkin jeruk makan jeruk, jika ada permasalahan dan dia sebagai manajer atau dia sebagai ketua timnya juga, apabila timnya bermasalah dia yang menghakimi, itu kan tidak benar, “ katanya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved