Liputan Khusus

Warung Luh Asriani Raup Omzet Rp 20 Juta Per Bulan di Tukad Bindu, Terdongkrak Penataan di Denpasar

Luh Asriani benar-benar bersyukur. Sejak berjualan tipat cantok, rujak, dan aneka minuman di Tukad Bindu, ekonomi keluarganya benar-benar meningkat.

Warung Luh Asriani Raup Omzet Rp 20 Juta Per Bulan di Tukad Bindu, Terdongkrak Penataan di Denpasar
Tribun Bali/Karsiani Putri
Salah satu icon yang berada di objek wisata Tukad Bindu, Banjar Ujung Desa Kesiman Denpasar Timur, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Luh Asriani benar-benar bersyukur. Sejak berjualan tipat cantok, rujak, dan aneka minuman di Tukad Bindu, ekonomi keluarganya benar-benar meningkat.

Perempuan yang dulunya cuma diam di rumah sebagai ibu rumah tangga itu kini bisa meraup uang Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per bulan setelah dilakukan penataan di Tukad Bindu.

“Saya bersyukur sekali bisa jualan di sini. Kalau dihitung sebulan rata-rata Rp 15-20 juta dapat jualan di sini,” kata perempuan asal Banjar Ujung, Kesiman, Denpasar, ini saat ditemui Tribun Bali di Tukad Bindu beberapa waktu lalu.

Dari sejumlah warung yang ada di Tukad Bindu, Warung Aluh milik Luh Asrina disebut-sebut paling tingggi meraih omset jualan setiap harinya.

Tukad Bindu biasanya ramai pada hari-hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu.

Saat pengunjung ramai berdatangan untuk rekreasi, terkadang para pedagang ini sampai kewalahan.

Pemilik warung lainnya, Ni Made Evi Mariani, juga mengaku beruntung bisa berjualan di Tukad Bindu.

Walaupun dirinya cuma menjual kopi dan berbagai minuman ringan, tapi omsetnya per hari rata-rata Rp 300 ribu.

“Kalau hari Sabtu dan Minggu di atas Rp 1,5 juta saya dapat jualan di sini,” kata perempuan berusia 41 tahun ini.

Made Evi mengaku bersyukur sekarang bisa mempunyai pekerjaan. Sebelumnya, mereka adalah para ibu-ibu rumah tangga yang cuma mengandalkan penghasilan dari suami.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved