Koster Naikkan Tunjangan Jabatan Kepala SMA/SMK Se-Bali, dari Rp 1,5 Juta Jadi Rp 6,2 Juta Per Bulan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan menaikkan tunjangan jabatan seluruh kepala SMA/SMK se-Bali.

Koster Naikkan Tunjangan Jabatan Kepala SMA/SMK Se-Bali, dari Rp 1,5 Juta Jadi Rp 6,2 Juta Per Bulan
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali Wayan Koster saat hadir pada acara Rapat Koordinasi Pemenuhan Kebutuhan Program Wajib Belajar 12 Tahun dan Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan menaikkan tunjangan jabatan seluruh kepala SMA/SMK se-Bali.

Kenaikannya pun tak tanggung-tanggung, dari Rp 1,5 juta menjadi 6,2 juta per bulan.

Rencana kenaikan itu disampaikan Gubernur Bali I Wayan Koster saat memberikan arahan seluruh Kepala SMA/SMK di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (19/3) siang.

Gubernur Koster mengatakan kepala sekolah itu bersifat eksekutif manajemen yang berperan sebagai manajer dalam sebuah sekolah. Oleh karena itu harus diberikan insentif guna menunjang kinerjanya.

"Ini yang saya pikirkan juga, nanti saya akan bikin," kata Koster.

Dana yang dipakai untuk meningkatkan tunjangan jabatan kepala sekolah ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali.

Namun dalam pelaksanaannya nanti, Koster terlebih dahulu akan menyiapkan regulasinya melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

"Tahun ini (tunjangannya), tapi belum cair, Pergubnya belum jadi. Tapi nanti dirapel," kata Koster menambahkan.

Sejumlah kepala sekolah pun mengaku sangat senang dengan rencana kenaikan ini. Menurut mereka, selama ini tunjangannya sangat kurang.

Kepala SMK Negeri 1 Kubutambahan, Gede Sukanaya, berharap hal itu bisa terwujud.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved