Penitipan Jenazah di Sejumlah Rumah Sakit di Bali Overload, Begini Sebabnya

Saat ini, jumlah penitipan jenazah di sejumlah rumah sakit di Bali mengalami peningkatan signifikan.

Penitipan Jenazah di Sejumlah Rumah Sakit di Bali Overload, Begini Sebabnya
Tribun Bali/Putu Supartika
Jenazah yang dititipkan di kamar jenazah RSUD Wangaya, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat ini, jumlah penitipan jenazah di sejumlah rumah sakit di Bali mengalami peningkatan signifikan.

Bahkan sampai overload, dan beberapa rumah sakit memutuskan telah menutup penitipan jenazah.

Seperti RSUD Mangusada, Kabupaten Badung, yang sudah tidak bisa lagi menampung penitipan jenazah.

Bahkan saat ini jenazah yang dititip mencapai 116 jenazah.

Kepala Bidang Pelayanan dr. I Made Nurija, M.Kes menyatakan saat ini ruang jenazah sudah overload. Sebelumnya telah didirikan tenda darurat di depan kamar jenazah tetapi tetap saja penuh. 

Bahkan, pihaknya sampai memanfaatkan ruang tunggu di kamar jenazah dan juga telah penuh dengan menampung enam jenazah.

“Ruang jenazah penuh, tenda juga penuh, tempat pengunjung juga kami manfaatkan untuk menempatkan peti jenazah yang diformalin. Total sampai saat ini ada 116 jenazah yang dititip dan kini sudah penuh sekali, ” ujarnya, Selasa (19/3).

Hal serupa juga terjadi di RSUD Sanjiwani, Kabupaten Gianyar.

Saat ini sudah 38 jenazah dititipkan, padahal kapasitas ruang jenazah hanya 20. Karena sudah overload, penerimaan penitipan jenazah sudah ditutup.

Kondisi overload juga terjadi di RSUD Klungkung dan BRSUD Tabanan. Di kedua rumah sakit ini, kini sudah terdapat 18 jenazah yang dititipkan.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved