Akan Menari di Hadapan Jokowi, Sintya Takut Salah Menari
Saya takut, takut salah, deg-degan, tapi bangga bisa menari di depan Pak Jokowi," kata Sintya yang merupakan siswi kelas X, SMA Negeri 3 Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Esok, Jumat (21/3/2019) saat Presiden Joko Widodo turun dari mobil di Jalan Gajah Mada di depan gapura Pasar Badung dan menatap ke timur, maka akan langsung bertatapan dengan I Gusti Ayu Sintya Pratami.
Ia menari di sebelah timur menghadap ke Barat pada baris paling depan.
Apalagi saat Jokowi turun dari mobil, menghadap ke timur dan berjalan menuju ke dalam Pasar Badung.
Di depan gapura, Jokowi akan diam sebentar menghadap ke timur melihat penari Pendet.
Dan saat itulah Sintya akan berada pas di depan Jokowi.
"Saya takut, takut salah, deg-degan, tapi bangga bisa menari di depan Pak Jokowi," kata Sintya yang merupakan siswi kelas X, SMA Negeri 3 Denpasar di sela-sela gladi persiapan penyambutan Jokowi.
Ia telah mempersiapkan diri menari Pendet ini sejak tiga hari lalu.
Baca: Pemprov Bali Siap Gelar Lomba Teknologi, Hadiah Ratusan Juta Menanti Peserta
Baca: Percakapan di Lion Air JT 610 PK-LQP Sebelum Jatuh di Perairan Karawang Terkuak, Kopilot Berteriak
"Mudah-mudahan lancar, saya tumben menari di depan orang nomor satu di Indonesia," katanya.
Sementara Nanik Widyari yang menari di depan pintu keluar mobil Jokowi justru merasa sudah siap menari di depan Jokowi tanpa deg-degan.
"Saya sudah biasa nari. Latihannya baru sehari," kata Nanik, siswi SMK PGRI 3 Denpasar ini.
Bahkan jika diajak salaman, ia ingin salaman dengan Jokowi.
Sebanyak 2000 penari dari 34 SMA/SMK se-Denpasar akan menari Pendet menyambut kedatangan Jokowi.
Mereka akan menari sepanjang jalan Gajah Mada.
Dari ujung barat Gajah Mada, Jokowi akan langsung disambut penari yang menari di sisi kiri dan kanan jalan.
Sehingga Jokowi akan disambut penari di sepanjang jalan dengan panjang barisan kurang lebih 400 meter.
Jokowi diperkirakan akan sampai pada pukul 17.00 Wita.
Baca: Airport Security Committee Bandara Ngurah Rai Koordinasi Peningkatan Keamanan Jelang Pemilu 2019
Baca: TRIBUN WIKI - Tak Melulu Pantai & Air Terjun, Ini 4 Destinasi Wajib Dikunjungi di Bali Utara
Menurut Dirut PD Pasar, IB Kompyang Wiranata, Jokowi akan masuk lewat gapura di depan Pasar Badung menuju ke tempat undangan dan akan dilaksanakan acara seremonial.
"Usai menandatangani prasasti, Jokowi akan naik ke lantai satu pasar memantau kondisi pasar," katanya.
Saat itu akan di-setting, di mana Pak Walikota akan memberikan penjelasan mengenai Pasar Badung ini. Pedagang sudah kami atur yang di lantai satu agar tetap buka, kemudian dia menyapa pedagang, lantai satu saja rencananya yang akan dikunjungi.
Usai meninjau pasar, Jokowi akan diarahkan ke mural yang berada di timur Pasar Badung dan juga dijelaskan mengenai makna mural tersebut.
Setelah itu, Jokowi akan diajak turun ke Tukad Badung (Tukad Korea) untuk meninjau lukisan kopi.
Usai meninjau lukisan kopi, Jokowi menuju ke Jalan Gajah Mada untuk meninggalkan lokasi.
Jokowi akan meninggalkan lokasi pada pukul 18.15 Wita.
Pukul 15.00 Wita undangan sudah hadir.
Baca: Airport Security Committee Bandara Ngurah Rai Koordinasi Peningkatan Keamanan Jelang Pemilu 2019
Sementara Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan untuk persiapannya sudah lancar dan mencapai 90 persen.
"Mudah-mudahan tak ada gangguan dan esok berjalan lancar," katanya.
Rai Mantra mengatakan sebenarnya presiden tak hanya berkunjung ke Pasar Badung saja, tapi 14 pasar yang ada di Bali yang mengunakan dana APBN.
Akan tetapi acaranya dipusatkan di Pasar Badung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gladi-tari-pendet-untuk-menyambut-jokowi.jpg)