Bule Rusia di Bandara Ngurah Rai Kedapatan Simpan Orangutan di Dalam Koper Penumpang

Pihak bandara menduga Orang Utan itu diberikan sejenis obat CTM sehingga membuatnya tertidur di dalam koper.

Bule Rusia di Bandara Ngurah Rai Kedapatan Simpan Orangutan di Dalam Koper Penumpang
(BKSDA/Ist).
Orang Utan diamankan Aiport Security Screening Ngurah Rai Airport Jumat (22/3/2019)sekitar pukul 23.00 WITA malam tadi dan kini sudah dievakuasi ke BKSDA Bali. 

Saat ini Orangutan diamankan ke kantor Balai KSDA Bali untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara terhadap proses hukum kini ditangani pihak Polsek KP3 Bandara Ngurah Rai.

Sebagaimana diketahui Orangutan merupakan satwa yang dilindungi.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem pasal 21 ayat 2 “Dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan atau memperjual belikan binatang/hewan yang dilindungi atau bagian-bagian lainnya dalam keadaan hidup atau mati”.

Undang-Undang nomor 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem pasal 40 ayat 2

“Barangsiapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,- (Seratus juta rupiah)”.

Orangutan Sumatera sendiri telah masuk dalam klasifikasi Critically Endangered (spesies sangat terancam punah) dalam daftar IUCN (International Union Consevation Nature), dan Orang Utan Borneo masuk dalam klasifikasi Endangered. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved