Jadi Tempat Eksekusi Mati Napi Kelas Wahid, Begini Ngerinya Bukit Nirbaya di Pulau Nusakambangan

Pulau Nusakambangan, mendengarnya saja pikiran kita sudah terarah kepada para narapidana yang dengan kasus kelas kakap

Jadi Tempat Eksekusi Mati Napi Kelas Wahid, Begini Ngerinya Bukit Nirbaya di Pulau Nusakambangan
Kolase Grdi.ID
Jadi Tempat Langganan Eksekusi Mati Napi Kelas Wahid, Begini Ngerinya Bukit Nirbaya di Pulau Nusakambangan 

TRIBUN-BALI.COM - Pulau Nusakambangan, mendengarnya saja pikiran kita sudah terarah kepada para narapidana yang dengan kasus kelas kakap.

Pulau Nusakambangan memang dikenal sebagai penjara bagi para tahanan kelas wahid.

Di atas daratan pulau ini, terdapat beberapa lapas yang dikhususkan sebagai rumah tahanan bagi narapidana dengan tingkat kejahatan tinggi.

Misalnya ada lapas khusus bandar narkoba, lapas untuk kasus pembunuhan dan pencurian, hingga lapas khusus napi kasus terorisme.

Nusakambangan juga disebut sebagai Alcatraznya Indonesia karena sangat sulit bagi napi untuk bisa melarikan diri dari pulau ini.

Baca: Pelaku Pembunuhan Mainkan Perasaan Keluarga Korban, Pura-pura Melayat dan Berbelasungkawa

Baca: Begini Kondisi Anak Orangutan yang Akan Diselundupkan dari Bali ke Rusia, Perut Membengkak

Setiap lapas juga dijaga dengan keamanan tingkat tinggi dan dilengkapi dengan teknologi keamanan modern seperti CCTV dan sensor gerak.

Namun, dari semua lapas canggih itu, ada sebuah lokasi yang menyimpan kesunyiannya sendiri.

Lokasi itu adalah Nirbaya, yang kerap dijadikan sebagai lokasi eksekusi mati bagi para tahanan Nusakambangan.

Seolah tak cukup 'angker', beberapa tahanan yang tidak dijemput atau tidak diakui keluarganya juga kabarnya dimakamkan di Nirbaya ini.

Nirbaya berupa bukit dengan lembah yang terletak di ujung selatan Pulau Nusakambangann.

Baca: Peringati Harlah NU, Pengurus Gelar Tahlil dan Doa Bersama, Sampaikan Pesan Jaga Persatuan Bangsa

Baca: Kisah Ibu yang Tak Tega Gadisnya Diperkosa Hingga Melahirkan, Pilih Laporkan Suaminya ke Polisi

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved