Orasi Jerinx di Depan Massa Bali Tolak Reklamasi, Sebut Penari Bali hingga Sindir Wayan Koster

posisi Gubernur Koster sebagai seorang politisi yang harus senantiasa bermain cantik dan elegan serta tangannya tidak boleh 'kotor'.

Orasi Jerinx di Depan Massa Bali Tolak Reklamasi, Sebut Penari Bali hingga Sindir Wayan Koster
TRIBUN BALI/I WAYAN SUI SUADNYANA
Musisi asal Bali I Gede Ari Astina atau yang lebih akrab disapa Jerinx ikut melakukan aksi Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Sabtu (23/3/2019). 

Orasi Jerinx di Depan Massa Bali Tolak Reklamasi, Sebut Penari Bali, Surat ke Jokowi hingga Sindir Wayan Koster. "Tetapi kan tidak harus sekotor dan selicik itu kan. Tunjukan kepada rakyat Bali isi suratmu. Benar enggak kamu melawan,"

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Musisi asal Bali I Gede Ari Astina atau yang lebih akrab disapa Jerinx ikut melakukan aksi Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Sabtu (23/3/2019).

Drummer Superman Is Dead (SID) dikenal dari awal menyuarakan tolak reklamasi di wilayah Bali.

Dalam aksi itu, Jerinx datang dengan gaya khasnya yang tampak nyentrik.

Baca: Sapa Warga Tanjung Benoa, Sandiaga Tegaskan Tolak Reklamasi

Baca: Kecam Izin Lokasi Reklamasi Menteri Susi, Pemuda Blahbatuh Gianyar Bergeliat Melawan

Baca: Debat Panas Menteri Susi vs JRX SID Terkait Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa

Memakai kaus putih, celana pendek, sepatu putih dan memakai kaos kaki hingga sedikit di bawah lutut, Jerinx datang sambil mengayuh sepeda warna hijau.

Banyak peserta aksi mengabadikan momen musisi Bali itu saat mengendarai sepeda.

Beberapa kali Jerinx juga terlihat akrab berdiskusi bersama peserta aksi lainnya.

Saat aksi sudah dilakukan di depan Kantor Gubernur Bali, Jerinx juga mendapat kesempatan dalam beroasi.

Dalam orasinya itu, Jerinx mengecam Gubernur Bali Wayan Koster yang enggan membuka surat yang dilayangkan ke Presiden Jokowi mengenai reklamasi Teluk Benoa.

"Jika benar menolak, jika benar berpihak kepada rakyat kenapa harus menyembunyikan isi surat yang dikirim kepada Jokowi," kata Jerinx.

Ia pun mengandai-andai, jangan-jangan yang dikirimkan Gubernur Koster ke Presiden Jokowi bukanlah surat mengenai reklamasi melainkan gambar penari Bali.

Ia pun mengaku mengerti dengan posisi Gubernur Koster sebagai seorang politisi yang harus senantiasa bermain cantik dan elegan serta tangannya tidak boleh 'kotor'.

"Tetapi kan tidak harus sekotor dan selicik itu kan. Tunjukan kepada rakyat Bali isi suratmu. Benar enggak kamu melawan," pintanya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved