ForBali Tuntut Menteri Susi Cabut Izin Lokasi, Jerinx SID Soroti Soal Ini Dalam Orasinya 

Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi kembali turun ke jalan, Sabtu (23/3), dan menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mencabut izin

ForBali Tuntut Menteri Susi Cabut Izin Lokasi, Jerinx SID Soroti Soal Ini Dalam Orasinya 
Tribun Bali/M. Ulul Azmi
Massa aksi ForBali Tolak Reklamasi kembali turun ke jalan, Sabtu (23/3/2019). Aksi kali ini menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, mencabut izin lokasi reklamasi Teluk Benoa. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perjuangan rakyat Bali menolak reklamasi Teluk Benoa belum berhenti.

Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi kembali turun ke jalan, Sabtu (23/3), dan menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mencabut izin lokasi reklamasi. 

Dalam aksi perdana di tahun 2019 ini, massa aksi berjalan dari arah parkiran timur Lapangan Renon, Denpasar, menuju Kantor DPRD Bali, lalu berakhir di Kantor Gubernur Bali.

Selain orasi, aksi dimeriahkan tarian barong dari Banjar Titisan Kaja, parade baleganjur, dan penampilan band Punk Rock, The Dissland.

Baca: Jadwal Bola Hari Ini Live di RCTI, Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam U-23, Hidup Mati Garuda Muda!

Koordinator ForBali Tolak Reklamasi, Wayan Gendo Suardana mengatakan, aksi kali ini didasari oleh terbitnya izin lokasi reklamasi baru seluas 700 hektare kepada PT TWBI oleh Menteri Susi pada 29 November 2018.

Tak hanya itu, ingatan masyarakat Bali terhadap Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Ketua DPRD Bali, Adi Wiryatama, 24 Agustus 2018 silam yang menegaskan mega proyek reklamasi Teluk Benoa gagal, ternyata tidak demikian adanya.

Pemberian izin lokasi ini menjadi bukti bahwa para pemangku kepentingan selalu berpihak pada investor, bahwa negara telah abai pada perjuangan rakyat Bali selama lima tahun ini.

''Hal ini kami anggap merupakan preseden buruk bagi hukum dan politik kita,'' ujarnya ditemui di sela aksi.

Baca: Selundupkan Via Bali, WNA Rusia Beri Pil CTM ke Anak Orangutan, Kondisi Lemas Memprihatinkan

Sebagaimana diketahui, pasca izin lokasi diterbitkan, Susi memberikan klarifikasi pembenarannya seraya membantah bahwa izin yang diterbitkan bukan izin reklamasi.

Bahwa dalam prakteknya, kata Gendo, izin lokasi hanya sebagai dalih melanggengkan pelaksanaan reklamasi.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved