Maju Jadi Caleg, Ang Liong Hoen Siap Perjuangkan Anggaran Kesehatan Bagi Manula

Pria yang saat ini maju sebagai Calon Anggota DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Barat II ini mengaku apabila terpilih akan fokus bidang kesehatan

Maju Jadi Caleg, Ang Liong Hoen Siap Perjuangkan Anggaran Kesehatan Bagi Manula
Tribun Bali/Ragil Armando
Calon Anggota DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Barat II, Ang Liong Hoen (paling kanan) saat menghadiri kampanye terbuka di Renon, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Permasalahan mengenai kesehatan dan pemberdayaan manula tidak banyak dilirik oleh para anggota legislatif di DPRD Kota Denpasar.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh politukus NasDem, Ang Liong Hoen di Denpasar, Minggu (24/3/2019).

Pria yang saat ini maju sebagai Calon Anggota DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Barat II ini mengaku apabila terpilih akan fokus dalam bidang tersebut.

Pasalnya, menurut pria berkacamata ini anggaran untuk sosial dan manula di APBD Kota Denpasar sangat kecil yakni hanya sekitar Rp 6,5 miliar.

Baca: Bakal Jadi Pusat Perekonomian, Jalan Menuju Pelabuhan Bias Munjul Akan Diperlebar

Baca: Produser Film Porno asal Korsel Simpan Kamera Tersembunyi,1600 Tamu Hotel Jadi Korbannya

"Jadi intinya yang pertama ingin konsen di bidang kesehatan, karena saya belajar lihat-lihat RAPBD Kota Denpasar, itu anggaran yang langsung kembali ke masyarakat untuk manula dan sosial itu kan kecil sekali Rp 6,5 miliar saja," katanya kepada Tribun Bali.

Untuk itu, dirinya mengaku siap memperjuangkan peningkatan anggaran untuk kesehatan, utamanya manula di APBD Kota Denpasar apabila terpilih.

Terlebih, persoalan sosial mengenai manula seakan dianaktirikan oleh eksekutif dan legislatif di Kota Denpasar.

"Jadi sebagai warga Kota Denpasar kalau misalnya saya jadi, saya akan dorong itu, supaya ada dana buat kesehatan, terutama manula atau senior citizen lah," terangnya.

Baca: Samsul Tinggalkan Korban Terkapar Bersimbah Darah, Polres Buleleng Ciduk Pelaku Tabrak Lari

Baca: Operasional TOSS Gelgel Ditutup Sementara, Pengelola Kesulitan Cari Tenaga Kerja

Walaupun sudah ada BPJS Kesehatan dari pemerintah pusat, menurut pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini sangat kurang menjangkau masyarakat, khususnya masyarakat miskin.

Saat ini, justru pelayanan BPJS kesehatan di mata masyarakat sangat jauh dari harapan.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved