Optimis Sejak Awal Perlombaan, Try Sutrisno Finish Pertama Kategori BCA Super League Run 10 Km

Try Sutrisno berhasil menjadi orang pertama yang mencapai garis finish di katagori Bali BCA Super League Run 10 km

Optimis Sejak Awal Perlombaan, Try Sutrisno Finish Pertama Kategori BCA Super League Run 10 Km
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Try Sutrisno saat mencapai garis finish dalam event Bali BCA Super League Run 10 km pada acara BCA Super League Triathlon 2019, di Ayodya Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (23/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Try Sutrisno berhasil menjadi orang pertama yang mencapai garis finish di katagori Bali BCA Super League Run 10 km pada acara BCA Super League Triathlon 2019 di Ayodya Resort Bali, Nusa Dua, Bali, Sabtu (23/3/2019).

Sutrisno yang ditemui Tribun Bali seusai perlombaan tampak bermandikan keringat, ia juga terlihat bahagia karena prestasi yang diraihnya.

Sutrisno mencapai garis finish dalam waktu 30 menit 54 detik.

Baca: UPDATE! Kebakaran di Pasar Batu Kandik Hanguskan 12 Kios, Kerugian Hampir Rp 1 Miliar

Baca: Tahapan Kampanye Terbuka Resmi Dimulai, KPU Ingatkan Peserta Pemilu Jaga Kondusivitas

Pria asal Mataram, Nusa Tenggara Barat ini bercerita bahwa perlombaan yang dijalaninya berlangsung seru.

Iia juga memuji venue maupun track perlombaan bagus dan tidak krodit.

“Perlombaannya seru dengan venue yang bagus ditambah lagi dengan pos minumnya bagus , tidak ada krodit sama sekali , baguslah buat event kali ini,“ ucapnya.

Baca: Ini Tampilan Truk dan Mobil dalam Insiden Kecelakaan Beruntun di Jembrana, Begini Nasib Sopirnya

Baca: Akan Merapat ke Bali United, Ini Penilaian Teco terhadap Fahmi Al Ayyubi

Saat perlombaan berlangsung ia tidak menemukan kendala yang berarti, bahkan ia merasa perlombaan berjalan dengan lancar.

Sutrisno mengaku saat perlombaan sempat merasa tertantang menghadapi lawan-lawannya.

Menjadi orang pertama yang masuk ke garis finish di lari 10 km bukanlah sebuah kejutan, karena ia sudah optimis sejak awal mengikuti perlombaan.

Baca: Kapal Pesiar Viking Sky Dihantam Badai, Kadek Wahyuni Cemas Tunggu Kabar sang Kakak

Baca: Mengenal Sosok Yulia Tori, di Tangannya, Handuk, Sprei, dan Tirai Hotel Jadi Busana Berkelas

“Ya bisa sih, nyangka sih, kita percaya diri saja dan berdoa sama Tuhan Yang Maha Esa saja,“ ujarnya.

Sutrisno mengaku keinginannya untuk mengikuti perlombaan tersebut karena kejuaraan itu diikuti oleh banyak pelari dari berbagai daerah.

Ia juga ingin menambah pengalaman serta melakukan pemanasan sebelum Pra PON 2019 cabor atletik dalam event Jatim Open 2019 di GOR Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur tanggal 28 -31 Maret 2019 mendatang.

Baca: Melvin Platje Mentori Martinus dalam Latihan

Baca: Banyak Pohon Tumbang Bukti Kurang Konsistennya Pemeliharaan Taman

“Karena ini kan acara tahunan dan diadakan di Bali, pasti pengunjung dan peminatnya juga banyak, pasti seru juga sih. Ini juga sebagai ajang pemanasan saja dan buat nambah-nambah pengalaman juga. Minggu depan saya akan mengikuti kualifikasi buat PON 2020, jadi di Jatim Open 2019 itu kita turun di sana buat kualifikasi PON, kan PON itu ada seleksinya, jadi gak sembarangan ikut, harus ada kualifikasinya,“ katanya.

Ia pun berencana turun di nomor 3000 meter dan 5000 meter pada Pra PON 2019 nanti, dan menargetkan lolos ke PON 2020.

“Targetnya lolos dulu ke PON 2020 di Papua, makanya cari lolosnya dulu, nanti puncak perfomance-nya di PON. Saya menargetkan kalau di 3000 meter sih jangka waktunya 9 menit 30 detik karena buat lolos dulu sih, limitnya di 3000 meter itu 9 menit 40 detik, kalau untuk di 5000 meter targetnya di bawah 15 menit,“ paparnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved