Sinergi Pemkab Badung dengan Pemerintah China, Tingkatkan Kerjasama di Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Badung bersinergi dengan Pemerintah China dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama di berbagai pariwisata

Sinergi Pemkab Badung dengan Pemerintah China, Tingkatkan Kerjasama di Sektor Pariwisata
Humas Pemkab Badung
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima Wakil Konsulat Jendral (Konjen) Cina untuk Indonesia Chen Wei di Sanur, Jumat (15/3/2019) malam lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung bersinergi dengan Pemerintah China dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama di berbagai bidang, terutamanya sektor pariwisata.

Isu paket wisata murah yang merebak baru-baru ini, berdampak pada kunjungan wisatawan China/Tiongkok ke Bali, terlebih ke Kabupaten Badung.

Dengan kerjasama ini diharapkan berdampak positif bagi meningkatnya kunjungan wisatawan Tiongkok ke Badung-Bali.

Hal tersebut terungkap saat Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima Wakil Konsulat Jendral (Konjen) China untuk Indonesia Chen Wei di Sanur, Denpasar, Jumat (15/3/2019) malam lalu. 

Usai pertemuan dengan Konjen China, Wabup Suiasa menerangkan bahwa pertemuan ini sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan baik antara Pemerintah China dengan Pemerintah Kabupaten Badung, terutama mengenai peningkatan kunjungan wisatawan.

Kedatangan Konjen China ke Bali ini juga dalam rangka recovery kejiwaan di Bali-Badung dengan wisatawan China yang sempat kurang bagus pasca isu paket wisata murah.

Hal itu dinilai penting agar tidak terjadi rasa traumatis bagi pihak-pihak maupun wisatawan Tiongkok untuk takut, khawatir dan ragu berkunjung ke Badung.

"Pada intinya ini adalah hal kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan. Mari kita recovery semua kejiwaan itu dan kita lakukan upaya peningkatan untuk itu, " terangnya. 

Suiasa juga mengharapkan Pemerintah China siap melakukan hubungan kerjasama "sister city" dengan Pemkab Badung di segala bidang.

"Kami kira kerjasama sister city ini sangat tepat dilakukan oleh kedua daerah," terangnya.

Selain upaya tersebut, Suiasa juga siap membangun kerjasama Bussines to Bussines, sehingga dapat menguntungkan pengusaha pariwisata.

Ia ingin membangun sinergi dan komunikasi yang baik pula dengan sektor swasta untuk membangun pariwisata berkelanjutan.

"Sinergi antara pemerintah dengan pihak swasta juga penting dilakukan. Dwi partit inilah yang akan mampu menciptakan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Sehingga terciptanya sistem dan pola pariwisata yang pragmentaris dan tidak sepotong-sepotong, " pungkasnya. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved