WIKI BALI

TRIBUN WIKI - 9 Tari Bali Ini Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda oleh UNESCO

Sembilan tari tradisi Bali ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia berdasarkan hasil sidang UNESCO di Namibia, Afrika pada 2 Desember 2015

TRIBUN WIKI - 9 Tari Bali Ini Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda oleh UNESCO
Tribun Bali/ Rizal Fanany
Sejumlah penari membawakan tari Rejang sebelum melaksanakan upacara mecaru di Desa Pakraman Kesiman, Denpasar, Bali, Minggu (9/8/2015). Upacara ini dilakukan untuk menyucikan wilayah desa dari hal-hal negatif yang telah terjadi pascakasus pembunuhan Engeline beberapa waktu lalu. 

Barong adalah perwujudan atau prabhawa Sanghyang Tri Murti.

Warna topeng atau punggelan berbagai jenis barong yang berwarna bang (merah) adalah simbol Dewa Brahma, yang berwarna ireng (hitam) merupakan wujud Dewa Wisnu, sedangkan yang berwarna petak (putih) merupakan perwujudan Dewa Iswara.

Sanghyang Tri Murti yang disimbolkan dengan berbagai jenis barong yang dilawangkan dari satu pintu ke pintu yang lain selama 35 hari diyakini dapat melindungi umat manusia khususnya umat Hindu dari kekuatan merusak yang disebabkan oleh Sanghyang Kala Tiga Wisesa sehingga selamat.

Baca: Kabupaten Se-Bali Akan Tampilkan Tarian Kolosal Daerah di Pawai PKB 2019, Jumlah Penari hingga 200

Baca: TRIBUN WIKI - Inilah 5 Macam Tarian Tradisional Khas Bali yang Populer

Perwajahan Barong pada umumnya merupakan wajah manusia dengan berbagai warna berbeda sebagai simbol tertentu, sedangkan Barong Ket lebih menyerupai hewan.

2. Tari Joged Bumbung

Seorang pria ikut Ngibing saat pementasan tari Joged Bumbung di Art Centre, Denpasar belum lama ini.
Seorang pria ikut Ngibing saat pementasan tari Joged Bumbung di Art Centre, Denpasar belum lama ini. (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

Joged Bumbung merupakan salah satu jenis tari Joged yang diiringi dengan gamelan bumbung bambu dan penarinya perempuan dengan pengibing laki-laki.

Joged adalah semacam tari pergaulan muda-mudi yang diiringi dengan gamelan yang terbuat dari bumbung bambu.

Penari joged pada awalnya menari sendiri yang disebut ngelembar.

Setelah itu, penari mencari pasangannya seorang laki-laki yaitu salah seorang lelaki yang menonton yang dihampiri si penari, dan laki-laki itu kemudian diajaknya menari bersama-sama atau diajaknya ngibing.

Begitulah seterusnya si penari berganti-ganti pasangan yang dipilihnya. Tari Joged ini memiliki persamaan dengan Tari Gandrung.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved