Akseleran Raih 200 Ribu Pengguna Aplikasi Mobile, 70 Persennya adalah Pemberi Dana

Kurang dari enam bulan sejak diluncurkan per Oktober 2018, Akseleran berhasil meraih 200 ribu pengguna dari aplikasi mobile di seluruh Indonesia.

Akseleran Raih 200 Ribu Pengguna Aplikasi Mobile, 70 Persennya adalah Pemberi Dana
Rimba Laut, Head of Public & Government Relations
tim akseleran 

"Tentu, dengan adanya sertifikat ini semakin membuktikan bahwa setiap yang menggunakan aplikasi dan website Akseleran untuk bertransaksi sudah dijamin data keamananan informasinya,” tutur Rassel.

Andri Madian, Chief Marketing Officer Akseleran juga menjelaskan bahwa 200 ribu pengguna Akseleran dari aplikasi mobile sebagian besar berstatus sebagai lender.

Komposisinya, terang Andri, sebanyak 70 - 80 persen adalah lender dan selebihnya borrower yang merupakan para pelaku usaha dan membutuhkan tambahan modal.

Yang menarik, ungkapnya, belum lama ini Akseleran telah meluncurkan fitur baru yang membuat para lender semakin dimudahkan, yakni fitur Kalkulator Finansial dan Auto Lending.

Baca: Sembilan Tari Bali Warisan Budaya Dunia Tak Benda Siap Ditampilkan di PKB Tahun 2019

Baca: 7 Pilihan Warna Dinding yang Tepat di Rumah Menurut Psikologi

Khusus Auto Lending, setiap lender akan diuntungkan karena dapat melakukan pendanaan tanpa harus menghabiskan waktu mencari pendanaan yang sesuai dan tidak mengganggu aktivitas yang ada.

“Fitur ini ternyata cukup diminati oleh para lender karena mampu mengurangi lost opportunity. Apalagi cara menggunakan fiturnya juga sangat mudah, hanya mengatur beberapa langkah saja pada Auto Lending di aplikasi dan website Akseleran, maka bisa untuk mendapatkan pendanaan yang sesuai dengan preferensi lender secara otomatis. Di fitur ini, lender bisa set limit jumlah, rating pinjaman atau bunga efektif, bid per pinjaman, lama pinjaman, dan menggunakan agunan atau tanpa agunan,” terang Andri.

Baca: Al Ghazali Benarkan Ahmad Dhani Bangkrut & Bandingkan Kehidupan Maia Estianty 12 Tahun Silam

Ia menyampaikan, Akseleran merupakan fintech peer-to-peer lending yang menyalurkan pinjaman untuk usaha-usaha produktif dengan minimal sebesar Rp75 juta dan maksimal Rp2 miliar sehingga berbeda dengan aplikasi pinjaman online pada umumnya, yang bertujuan untuk pinjaman konsumtif sehingga pencapaian 200 ribu pengguna dari aplikasi mobile sudah baik.

“Kami harapkan, dengan semakin mudahnya masyarakat dan para pelaku usaha menggunakan Akseleran akan dapat menambah jumlah lender hingga sebanyak 120 ribu dan lebih dari 2 ribu pinjaman di akhir 2019,” tambah Andri. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved