Polsek Kuta Amankan WNA Algeria yang Kedapatan Curi Kamera DSLR Milik Teman Sekamarnya

Merk kamera yang hilang adalah Camera Canon 6D beserta lensanya, Camera Canon EOS 550D dan uang Rp 3,1 juta.

Polsek Kuta Amankan WNA Algeria yang Kedapatan Curi Kamera DSLR Milik Teman Sekamarnya
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Kapolsek Kuta dan Kanit Reskrim Polsek Kuta tunjukkan barang bukti pencurian yang dilakukan oleh WNA asal Algeria 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Selain berhasil mengungkap kasus pencurian laptop dengan pelaku seorang sopir tidak resmi Bandara, jajaran Polsek Kuta juga mengungkap kasus pencurian kamera DSLR dengan pelaku WNA asal Algeria.

“Dua orang korban WNA asal Chile melaporkan telah kehilangan seperangkat alat kamera DSLR di tempat menginapnya di The Kubu Jl. Popies I. Gang Sorga Kuta. Pelaku Muhamed Kherici (36) asal Algeria berhasil kita amankan,” ungkap Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah, Senin (25/3/2019).

AKP Teuku Ricki menambahkan berdasarkan laporan tersebut, tim Opsnal yang dipimpin langsung Panit Reskrim Iptu Budi Artama langsung menuju ke TKP dan mengecek CCTV yang berada di lobi hotel tersebut.

 
Dari hasil rekaman CCTV terlihat, salah satu orang asing membawa dua tas kamera keluar hotel, kemudian tim opsnal mencari info di seputaran hostel.

Baca: Detik-detik Evakuasi Dari Kapal The Viking Sky : Seluruh Bagian Kapal Bergoyang Keras

Baca: Kodim 1611/Badung Siap Amankan Jalannya Pemilu 2019, Akan Siapkan 250 Pasukan

Beberapa menit kemudian, terlihat orang asing melintas masuk ke hotel sesuai ciri-ciri yang terekam CCTV.

Tim opsnal kemudian mengamankan orang asing tersebut untuk diintrograsi, dari keterangannya, orang asing tersebut telah mengaku mengambil barang milik korban dan menyembunyikannya di semak-semak Jl. Pura Demak denpasar barat.

Tim kemudian mencari barang bukti sesuai keterangan pelaku. Ternyata benar, barang bukti tersebut disembunyikan di semak-semak Jl. Pura Demak Denpasar Barat yang kemudian dibawa ke Mapolsek Kuta guna diproses lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa menyampaikan, kejadian berawal pada hari Selasa 19 Maret 2019 sekitar pukul 17.00 Wita, korban keluar hotel jalan-jalan bersama temannya.

Sekitar 30 menit kemudian, teman korban Friedrich Bernhard kembali ke hotel untuk mengemasi barang-barangnya namun kamera yang di dalam tas ransel tidak ada.

Merk kamera yang hilang adalah Camera Canon 6D beserta lensanya, Camera Canon EOS 550D dan uang Rp 3,1 juta.

Baca: Akhirnya Kapal The Viking Sky Selamat Sampai di Pelabuhan Setelah 12 Jam Melalui Momen Mengerikan

Baca: Bukan Gaji, Parta Akan Usulkan Biaya Operasional untuk Pecalang pada Forum Pembahasan RAPBD

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 61,7 juta, kemudian korban melapor ke Polsek Kuta.

Pelaku bersama korban menginap pada satu kamar karena hotel tersebut kamarnya sharing dan ditempati oleh 4 orang.

Baca: Sopir Taksi Diamankan Setelah Curi MacBook Air Penumpang, yang Ternyata Staf UNHCR   

Setiap penghuni kamar diberikan kunci satu per satu. Antara korban dengan pelaku tidak saling mengenal satu sama lain.

“Karena ingin menguasai dan memiliki sebuah kamera pelaku mencurinya. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 362 KUHP ancaman kurungan pidana maksimal 5 tahun,” imbuh Iptu Putu Ika. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved