29 Desa dari Total 68 Desa di Bangli Belum Amprah Dana Desa

Sebanyak 29 desa dari total 68 desa yang ada di Bangli belum mengajukan amprah Dana Desa

29 Desa dari Total 68 Desa di Bangli Belum Amprah Dana Desa
kompas.com
ilustrasi 

Alasan 29 desa itu belum mengajukan amprah, lantaran belum adanya pengesahan APBDes, laporan pertanggungjawaban realisasi dana desa tahun sebelumnya belum lengkap, maupun belum matangnya perencanaan program prioritas di desa.

Pengamprahan dana desa pada tahap pertama ini tidak perlu mencantumkan sejumlah kegiatan pada tahun sebelumnya. Namun perlu membawa APBDes serta perencanaan kebutuhan yang akan dijalankan.

“Itu merupakan persyaratan mutlak,” katanya.

Demikian pada pencairan dana desa tahap kedua yang juga perlu menyertakan laporan realisasi fisik keuangan minimal 50 persen.

Sebab, laporan tersebut merupakan dasar pertanggung jawaban.

“Pencairan dana desa ini untuk sampai ke rekening desa selama tujuh  hari. Itu sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam PMK No.193,” ujarnya.

Gung Trisna mengatakan, sesuai dengan Peraturan Bupati Bangli No.2 Tahun 2019 tentang pedoman umum prioritas penggunaan dana desa tahun 2019, dana desa bisa digunakan untuk beberapa tujuan.

Di antaranya pembangunan infrastruktur, pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan, membangkitkan lumbung perekonomian desa, pemeliharaan sarana dan prasarana lingkungan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana desa sesuai kewenangan desa.

Ia mengimbau kepada seluruh perbekel yang belum melakukan pengamprahan agar secepatnya mengajukan ke BKPAD, sehingga pencairan DD bisa berjalan sesuai dengan tahapannya.

Meski demikian, pihaknya melalui pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD) mengaku sudah sempat bersurat kepada masing-masing desa pada bulan februari lalu, maupun mengingatkan lewat pesan pada grup whatsapp untuk segera mengajukan amprah.

“Bilamana hingga batas akhir tahap pertama desa tidak melakukan amprah, itu adalah konsekuensi mereka sendiri. Karena mereka nantinya juga akan kesulitan untuk melakukan amprah pada tahapan-tahapan selanjutnya, mengingat ada laporan pertanggungjawaban yang wajib mereka lampirkan juga,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved