Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan di Paradise Loft Villas Bali, Begini Keterangan Saksi Korban

Sidang kemarin sore itu masih sama dengan agenda sidang sebelumnya, yakni pemeriksaan saksi-saksi

Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan di Paradise Loft Villas Bali, Begini Keterangan Saksi Korban
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Gunawan Priambodo pemilik Paradise Loft Villas Bali, Selasa (26/3/2019), kembali dilanjutkan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Gunawan Priambodo pemilik Paradise Loft Villas Bali, Selasa (26/3/2019), kembali dilanjutkan.

Sidang kemarin sore itu masih sama dengan agenda sidang sebelumnya, yakni pemeriksaan saksi-saksi dengan Pimpinan Sidang Partha Bhargawa, di Pengadilan Negeri Denpasar Jalan PB. Sudirman No.1 Denpasar Barat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Oka Surya Atmaja menghadirkan empat orang saksi, salah satunya saksi korban Mahendra Anton Inggriyono.

Keterangan saksi korban Anton Inggriyono hampir sama dengan apa yang dikatakan istrinya Santi Raharjo saat bersaksi untuk terdakwa Ketut Neli Asih, notaris pembuat sertifikat jual beli tersebut.

Baca: CPNS Mengundurkan Diri Setelah Lolos Seleksi, Ada yang Beralasan Tempat Tugas Terlalu Jauh

Baca: Tidak Mengantuk Tapi Menguap Terus, Anda Sering Merasakannya? Ini Sebabnya

Dalam keterangan di depan pimpinan sidang, saksi korban Anton Inggriyono mengatakan berbisnis dengan terdakwa terkait pembelian tiga buah ruko di Jalan Diponegoro, Denpasar.

“Namun proyek yang dibangun oleh Bangsing Pecatu (kontraktor yang ditunjuk terdakwa) itu gagal bangun,” sebutnya.

Setelah itu, ia dengan terdakwa Gunawan Priambodo kembali berbisnis dengan melakukan transisi pembelian tanah di Paradise Loft Villas Bali.

Mengenai pembayaran tanah yang dibeli saksi korban, selain membayar dengan uang tunai, ada kesepakatan antara keduanya.

Baca: Jaga Keselamatan Pengunjung, Pemandu Foto Prewedding Tukad Unda Koordinasi dengan Pengelola Sungai

Baca: Diduga Tilep Dana Hibah Bantuan Sapi, Suwecana Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Di mana uang pembayaran beberapa bisnis yang sebelumnya telah terjalin tetapi gagal dan belum dikembalikan oleh terdakwa, dikompensasikan ke pembelian tanah di Paradise Loft Villas Bali.

Sayangnya, pernyataan adanya kompensasi tersebut tidak tertulis dalam surat perjanjian, pembelian tanah di vila mewah kawasan Pecatu pun tidak berjalan lancar seperti yang diharapkan.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved