Opa FC Juara Garuda Dalung Cup, Kalahkan Persemaba 5-3 Lewat Adu Penalti

Komunitas legend Bali, Oldiest Player Antusias (Opa FC) kembali menambah gelar juara usai menuntaskan perlawanan tim Persemaba Manggarai Bali

Opa FC Juara Garuda Dalung Cup, Kalahkan Persemaba 5-3 Lewat Adu Penalti
Dok. Opa FC
Skuat Starting Opa FC di Final Garuda Dalung Cup 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Komunitas legend Bali, Oldiest Player Antusias (Opa FC) kembali menambah gelar juara usai menuntaskan perlawanan tim Persemaba Manggarai Bali, Minggu (24/3/2019) lalu, di Lapangan Garuda Dalung, Badung Bali.

Opa FC menang lewat drama adu penalti 5-3 pada final Turnamen Garuda Dalung Cup 2019 usia di atas 35 tahun.

Sebelumnya, pada turnamen Tedung Bali Cup 2018 dan YAS Tabanan plus 35 tahun, Opa FC menyabet gelar juara.

Baca: Persiapan Sudah 25 Persen, Karangasem Target 20 Medali Emas Porprov Bali 2019

Baca: 15 Atlet Bali Ikut Kejuaraan Rimbawan Rimbawan Indonesia Karate-Do Championship 2019

Koleksi juara Opa FC kini pun bertambah.

Dalam pertandingan waktu normal, kedua tim bermain seri 2-2.

Dua gol Opa FC dicetak Anggo Julian dan Gede Sudarna.

Pertandingan pun harus dituntaskan dengan adu penalti.

Baca: Pertama Kalinya Kejuaraan Binaraga Bupati Cup Gianyar, Ada Hadiah Rp 100 Juta

Baca: Meski Sering Ditemui, Tahukah Anda Apa Arti 7 Singkatan Ini?

"Hadiah juara dalam turnamen ini sebesar Rp 5 juta. Tapi para pengurus Opa FC seperti Penasihat Bli Tole dan Wakil Ketua Oka Subandi, juga menyiapkan bonus sebagai apresiasi bagi para pemain," kata Ketua Opa FC, Gede Sudarna kepada Tribun Bali, Rabu (27/3/2019).

Menurut Gede Sudarna, para pengurus ini selalu support Opa FC secara finansial bersama Agung Civic dan
Owner Gaja Silver Celuk bli Tole.

"Kami ikut turnamen usia 35 tahun bukan untuk mencari popularitas. Kami berkumpul, bermain dan tertawa bersama. Target (kalah, menang, seri) dalam tim tidak ada," tegas pria asal Jimbaran ini.

Baca: Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan di Paradise Loft Villas Bali, Begini Keterangan Saksi Korban

Baca: Belasan Tahun ke Malaysia dan Dikira Sudah Meninggal, TKW Ini Pulang Bawa Uang dan Emas

Gede Sudarna merinci, para pemain PON Bali 2004 yang tergabung di Opa FC yakni Putu Dian Ananta (eks Perseden dan Persidafon) Gangga Mudana (Persija Jakarta), AA Bramastra (Pelatih PS Badung dan Perseden), Charles (Eks kiper Perseden) Jumada, Anggo Julian (Eks Arema), Made Binter Wirahadi (Bali United, Kalteng Putra, PSS Sleman, PS Polri ) Gede Sukadana (Persela, Arema, Bali United dan Kalteng Putra), Anom Nindia, Beny Lukman Setiawan, Made Astawa (eks Deltras Sidoarjo), Made Bangli, dan Kadek Sanjaya dan beberapa pemain yang masih aktif memperkuat tim di Bali.

AA Bram berperan sebagai pelatih Opa FC.

"Kekeluargaan sangat terjaga dalam tim ini. Karena gabungan pemain yang pernah berjuang di Pra PON 2003, PON Sumsel 2004. Jadi Kami sudah tahu kekurangan kelebihan masing-masing sejak dulu," jelas Gede Sudarna. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved