Ketut Pasek Ditikam Berkali-kali Secara Sadis hingga Tewas di TKP Gara-gara Alasan Sepele

Ketut Pasek Ditikam Berkali-kali Secara Sadis hingga Tewas di TKP Gara-gara Alasan Sepele ini

Ketut Pasek Ditikam Berkali-kali Secara Sadis hingga Tewas di TKP Gara-gara Alasan Sepele
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Wayan Siki (51) , terdakwa kasus pembunuhan sadis di Jalan Kapten Regug, persisnya areal parkir Toko Denpasar saat menjalani sidang di pengadilan negeri Denpasar, Kamis (28/3) terdakwa akhirnya di vonis selama 17 tahun penjara. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Wayan Siki (52) langsung mencakupkan kedua tangannya sembari mengucapkan terimakasih kepada majelis hakim.

Ia mengucapkan terimakasih berulang kali usai divonis 17 tahun penjara di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (28/3/2019).

Wayan Siki dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sesama juru parkir I Ketut Pasek Mas (korban).

Baca: Adrian Rudapaksa Pacar Sahabatnya di Kuta, Si Cewek Ditarik ke Toilet Gara-gara Ketukan Pintu

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih pikir-pikir.

"Terimakasih pak," ucap Wayan Siki sambil mencakupkan kedua tangannya kepada majelis hakim pimpinan IGN Putra Atmaja.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan tiga tahun dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa.

Baca: Gara-gara Wanita ini, Racmad Pukul Kepala Gung De Hingga Bersimbah Darah, Rangkulan Dibalas Pukulan

Sebelum pada sidang tuntutan, Jaksa Putu Oka Surya Atmaja menuntut pria yang berprofesi sebagai juru parkir dengan pidana penjara selama 20 tahun.

Meski vonis lebih ringan dari pada tuntutan, majelis hakim sependapat dengan dakwaan pada tuntutan jaksa.

Wayan Siki dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja, dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain.

Baca: Cinta Terlarang Berakhir Tragis, Mahasiswa Habisi Janda Muda Usai Kencan, Bukan Pertama Kali

Sebagaimana dakwaan primair, ia dijerat Pasal 340 KUHP.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved