Terbakar Cemburu, Ibu Muda yang Nekat Siram Mata Putu Mita hingga Buta Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Terbakar Cemburu, Ibu Muda yang Nekat Siram Mata Putu Mita hingga Buta Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Terbakar Cemburu, Ibu Muda yang Nekat Siram Mata Putu Mita hingga Buta Dituntut 3,5 Tahun Penjara
TRIBUN BALI/PUTU CANDRA
I Gusti Agung Diah Dwi Rahayu (24) menangis, bersimpuh meminta maaf kepada Ni Luh Mita Martiyasari di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- I Gusti Agung Diah Dwi Rahayu (24) kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (28/3).

Istri I Kadek Agus Sandiawan ini menjalani sidang tuntutan terkait perkara penyiraman air keras terhadap Ni Luh Putu Mita Martiyasari (saksi korban).

Dalam pembacaan surat tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Diah dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun).

Baca: Adrian Rudapaksa Pacar Sahabatnya di Kuta, Si Cewek Ditarik ke Toilet Gara-gara Ketukan Pintu

Diah yang tidak didampingi penasihat hukum akan mengajukan pembelaan tertulis.

Nota pembelaan akan dibacakan pada sidang pekan depan.

Di hadapan majelis hakim pimpinan Kony Hartanto, jaksa menyatakan, perbuatan Diah dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

Baca: Wanita Tewas Setelah 5 Jam Berhubungan Badan Tanpa Henti, Pada Awal Berhubungan Telah Keluhkan ini

Untuk itu terdakwa dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP.

"Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa I Gusti Agung Diah Dwi Rahayu dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun), dikurangi selama menjalani tahanan sementara," tegas Jaksa Made Ayu Citra Maya Sari.

Pula sebelum membacakan inti pokok tuntutan, Jaksa Citra Maya Sari terlebih dahulu mengurai hal memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan dalam mengajukan tuntutan.

Baca: Cinta Terlarang Berakhir Tragis, Mahasiswa Habisi Janda Muda Usai Kencan, Bukan Pertama Kali

Hal memberatkan, bahwa perbuatan terdakwa mengakibatkan saksi korban Ni Luh Putu Mita Martiyasari mengalami luka memar dan erosi selaput bening mata yang dapat menganggu pengelihatan secara permanen.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved