215 Atlet Judo dari 5 Kabupaten/Kota di Bali Ikuti Wali Kota Cup X 2019

Sekitar 215 peserta mengikuti Wali Kota Cup X Kota Denpasar tahun 2019 cabang olahraga (cabor) judo, di GOR Lila Bhuana

215 Atlet Judo dari 5 Kabupaten/Kota di Bali Ikuti Wali Kota Cup X 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Pertandingan Wali Kota Cup X cabor judo di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Sabtu (30/3/2019).  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekitar 215 peserta mengikuti Wali Kota Cup X Kota Denpasar tahun 2019 cabang olahraga (cabor) judo, di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, tanggal 29-30 Maret 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengkot Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Denpasar, Agus Putra Adnyana.

Dikatakan, tahun 2019 ini pertandingan kategori senior maupun junior dibuka open dan diikuti oleh para pejudo dari 5 kabupaten/kota yang ada di Bali.

“Jumlah peserta sebanyak 215 orang dan ada peningkatan dari tahun sebelumnya, kebetulan tahun ini kami buka open untuk kelompok senior dan junior, jadi ada 5 kabupaten/kota yang mengikuti (kategori senior dan junior) yaitu Karangasem, Gianyar, Badung, Buleleng dan Denpasar. Sedangkan kadet diikuti oleh 6 klub judo yang ada di Kota Denpasar, dan kelompok kadet dibagi tiga kelompok umur yaitu dari di bawah 10 tahun, 13 tahun dan 16 tahun,“ paparnya, di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Sabtu (30/3/2019).

Baca: Inilah Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Liga-liga Eropa dan Indonesia Hari Ini dan Besok

Baca: Banyuwangi Bangun Kemandirian Santri dengan Bisnis Kopi

Ia mengatakan, pertandingan diadakan open karena ingin mengukur kemampuan tim bayangan judo Denpasar untuk Porprov Bali 2019 sekaligus sebagai ajang seleksi.

“Tujuannya sebagai ajang bayangan tim Porprov nanti, sekaligus penilaian mana junior yang layak diusulkan ikut Porprov, karena kan mereka (akan) naik levelnya dari junior ke senior gitu, ini tolak ukur juga bagi pemain senior bagaimana penampilannya, ini ajang seleksi untuk mereka juga,“ katanya.

Seleksi terakhir akan berlangsung pada April 2019 mendatang untuk menentukan siapa saja atlet yang akan masuk dalam tim definitif judo Denpasar.

Baca: Memilukan! Gadis Cilik Tertidur di Emperan Toko Mengundang Haru, Terungkap Kisah Sedih Berikut Ini

Baca: KPU Badung Masih Rakit Kotak Suara, Logistik Pemilu yang Rusak Akibat Banjir Telah Diganti Pusat

“Kami agendakan seleksi akhir April nanti, jadi di akhir April kami rencanakan untuk seleksi karena Mei 2019 sudah fix untuk tim pasti yang maju Porprov Bali 2019,” terangnya.

Denpasar berencana mengirim sekitar 30 atlet judo untuk berlaga di Porprov Bali 2019 Tabanan.

“Sementara baru ada 21 atlet (di tim bayangan) karena beberapa atlet juga masih ada yang di pelatnas, kemungkinan besar mereka bisa bermain di Porprov. Dari perhitungan sementara, mungkin sekitar 30 atlet putra dan putri yang akan berlaga di Porprov Bali 2019 mewakili Denpasar,” katanya.

Baca: BREAKING NEWS! Tiga Kapal di Pelabuhan Benoa Terbakar, Begini Kata Polisi

Baca: 105 Desa di Bali Masuk Zona Merah Rabies, Dinas Peternakan Targetkan 95 Persen Anjing Tervaksinasi

Judo Denpasar bertekad meraih gelar juara umum pada event dua tahunan Bali tersebut.

“Tekadnya akan targetkan medali, mudah-mudahan masih bisa menjadi juara umum seperti dua tahun sebelumnya, karena berkaitan dengan penambahan juga di nomor kata, itu yang akan diintensifkan, dan mudah-mudahan mendapatkan medali tambahan di sana, jadi beberapa atlet junior akan dinaikkan ke senior, sehingga ada kompetisi antara atlet yang sudah beberapa kali main di Porprov dengan atlet-atlet junior yang sudah mantap di junior nantinya,“ ucapnya.

Ia optimistis Denpasar dapat menjadi juara umum cabang olahraga judo pada Porprov Bali 2019.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved