Karolina Pliskova Hadapi Barty pada Babak Final Tenis Miami Open

Petenis asal Ceko unggulan kelima tersebut akan menghadapi Ashleigh Barty pada final yang akan digelar Sabtu (30/3/2019), setelah petenis

Karolina Pliskova Hadapi Barty pada Babak Final Tenis Miami Open
WTA Tennis
Karolina Pliskova 

TRIBUN-BALI.COM- Petenis putri Karolina Pliskova mencapai final Miami Open setelah mencatat kemenangan 7-5, 6-1 atas unggulan kedua Simona Halep pada semifinal di Miami, Amerika Serikat, Kamis malam waktu setempat atau Jumat (29/3/2019) Wita.

Petenis asal Ceko unggulan kelima tersebut akan menghadapi Ashleigh Barty pada final yang akan digelar Sabtu (30/3/2019), setelah petenis unggulan ke-12 asal Australia itu mengalahkan petenis Estonia Anett Kontaveit 6-3, 6-3 pada pertandingan semifinal lainnya pada sebuah hari yang benar-benar menguji kesabaran karena seringnya terhenti akibatakibat hujan.

Seperti dilaporkan Reuters, Pliskova dan petenis Rumania Halep bermain set pertama dengan ketat, yang akhirnya dimenangi oleh Pliskova dengan penguasaan cakupan lapangan, saat dia menggunakan jangkauan panjangnya untuk meladeni serangkaian tembakan yang dilepaskan Halep, yang biasanya tidak tertahan oleh banyak pemain lain.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 29 Maret 2019, Virgo Jangan Mengungkit Masa Lalu

Baca: Setelah Menghabisi Nyawa Wanita Calon Pendeta Ini, Pelaku Bersandiwara Panik & Pura-pura Begini

Baca: Berniat Operasi Sedot Lemak, Ratu Kecantikan Ini Alami Sesuatu yang Mengerikan

Pliskova meluncur mudah pada set kedua dan saat sedang berada di gerbang kemenangan, unggul 5-0, hujan kembali menggiring kedua pemain itu ke ruang ganti saat waktu sudah menunjukkan tengah malam.

Mereka akhirnya baru kembali ke lapangan satu jam kemudian dan Pliskova menutup pertandingan dengan kemenangan di arena yang hampir kosong.

Ashleigh Barty dari Australia melakukan pengembalian ke Anett Kontaveit dari Estonia  dalam pertandingan semifinal di Miami Open Tennis Complex.
Ashleigh Barty dari Australia melakukan pengembalian ke Anett Kontaveit dari Estonia dalam pertandingan semifinal di Miami Open Tennis Complex. (USA TODAY Sports/Steve Mitchell/ANT)

Sebelumnya, Barty terpaksa harus menunggu satu jam karena hujan sebelum mengawali pertandingannya dan saat pertandingan akhirnya dimulai, dia dan petenis unggulan ke-21 Kontaveit hanya bisa sekitar lima menit berada di lapangan, karena hujan kembali turun menghentikan pertandingan.

Mereka kembali ke lapangan sekitar dua setengah jam kemudian, hanya untuk bermain satu gim dan harus kembali ke ruang ganti untuk penundaan ketiga kalinya karena hujan, yang kali ini memakan waktu dua jam.

Barty akhirnya mengamankan kemenangan dengan sebuah ace pada match point keduanya, setelah enam setengah jam dari jadwal awal pertandingan dimulai.

Shapovalov Melawan Federer

Petenis muda Kanada Denis Shapovalov sangat menantikan pertandingan semifinal melawan Roger Federer pada turnamen Miami Open di Miami, Amerika Serikat, yang akan berlangsung pada Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (30/3/2019) Wita.

“Ini benar-benar sebuah pertarungan yang sangat saya nantikan sepanjang hidup saya,” kata petenis berusia 19 tahun tersebut seperti dikutip dari Reuters.

"Ini akan menjadi sebuah mimpi yang jadi nyata bermain melawan dia pada turnamen sebesar ini. Taruhannya sangat tinggi, semifinal sebuah turnamen Masters 1000 melawan idola Anda, ini mimpi yang menjadi nyata,” katanya.

Petenis yang menempati unggulan ke-20 itu sebelumnya melaju ke semifinal setelah memenangi pertarungan penuh tenaga melawan sesama petenis muda Frances Tiafoe asal Amerika Serikat 6-7(5), 6-4, 6-2 pada perempat final.

Shapovalov juga berbicara mengenai masa depan yang cemerlang bagi para petenis Kanada. Dia dan Auger-Aliassime berada di semifinal Miami Open, kurang dari dua pekan setelah petenis putri berusia 18 tahun Bianca Andreescu menjuarai turnamen WTA di Indian Wells.

“Agak gila berbagi ini bersama Felix,” kata Shapovalov.

“Saya berpikir di ruang ganti, seberapa jauh kita melangkah, dari pengelompokan nasional saat kami berusia delapan dan sembilan tahun, jadi sangat gila untuk melihat seberapa jauh kami telah sampai.”

“Sangat menyenangkan melihat dia bermain bagus. Sejujurnya, ini bukan merupakan sebuah kejutan bagi saya bahwa dia sudah melaju sejauh ini, dia melakukannya dengan sangat baik.”

Editor: DionDBPutra
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved