Tali Pusat Dikenal Banyak Manfaat, Begini Cara Tepat yang Harus Dilakukan Pascamelahirkan

Tali pusat bayi adalah penghubung nutrisi dan gizi yang diasup oleh bumil kepada janin bayi.

Penulis: Rizki Laelani | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI
Staf Marketing PT. Cordilife Persada, Julia Angelsen menjawab pertanyaan terkait bagaimana semestinya memperlakukan tali pusat pasca melahirkan. Julia Angelsen seusai membawa acara di acara talkshow Cordilife Pregnancy Journey di Apotek PIP, Denpasar, Sabtu (30/3/2019). 

Tali Pusat Dikenal Banyak Manfaat, Begini Cara Tepat yang Harus Dilakukan Pascamelahirkan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tali pusat bayi. Pasti sebagian akan bertanya terkait mitos, bahkan sejumlah fakta mengejutkan di belakangnya.

Tak sedikit wanita yang baru saja menjadi ibu, bertanya-tanya mengenai tali pusat si bayi.

Tali pusat bayi adalah penghubung nutrisi dan gizi yang diasup oleh bumil kepada janin bayi.

Namun, setelah bayi dilahirkan, bagaimana semestinya memperlakukan tali pusat. Harus dikubur, atau bisa disimpan?

Staf Marketing PT. Cordilife Persada, Julia Angelsen menjawab pertanyaan terkait bagaimana semestinya memperlakukan tali pusat pasca melahirkan.

Julia Angelsen menyebut, komitmen PT. Cordilife Persada untuk selalu menyertai perjalanan kehamilan hingga persalinan dan kelahiran si buah hati.

PT. Cordilife Persada merupakan penyedia jasa kesehatan bagi ibu dan anak sekaligus jasa penyimpanan tali pusat

Julia Angelsen menyatakan, tali pusat sebenarnya bisa disimpan di bank darah tali pusat sebagai bentuk investasi biologis.

Proses pengambilan sampel darah tali pusat dilakukan dokter spesialis kandungan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved