Berapa Jumlah Pohon yang Harus Ditanam Agar Kota Disebut Layak Huni?

Bukan rahasia lagi pohon merupakan salah satu bagian penting bagi kehidupan di Bumi

Berapa Jumlah Pohon yang Harus Ditanam Agar Kota Disebut Layak Huni?
NET
Ilustrasi Pohon Perindang. 

TRIBUN-BALI.COM - Bukan rahasia lagi pohon merupakan salah satu bagian penting bagi kehidupan di Bumi.

Kini, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) kembali menegaskan hal tersebut.

Menurut penelitian tersebut, pepohonan memainkan peran besar dalam menjaga kota-kota di masa depan agar tetap dingin.

Penelitian ini menemukan bahwa jumlah tutupan pohon yang tepat bisa menurunkan suhu siang hari di musim panas hingga 10 derajat Farenheit.

"Kami tahu bahwa kota-kota lebih hangat daripada pedesaan di sekitarnya, tetapi kami menemukan bahwa suhu bervariasi sama banyaknya di dalam kota. Menjaga suhu lebih nyaman pada hari-hari musim panas dapat membuat perbedaan besar bagi kita yang tinggal dan bekerja di sana," ujar Monica Turner, co-author penelitian ini dikutip dari Phys.org, Senin (25/03/2019).

Baca: VIDEO! SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Liverpool vs Tottenham Hotspur, Cek Caranya

Baca: Begini Perasaan Greysia Polii dan Apriyani Setelah Pertahankan Gelar India Open 2019

Apalagi saat ini perubahan iklim membuat peristiwa panas ekstrem menjadi lebih umum.

Menurut Turner, permukaan yang tidak tembus cahaya seperti jalan, trotoar, dan bangunan justru menyerap panas dari matahari di siang hari dan melepaskannya pada malam hari.

Itulah yang membuat suhu di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding desa.

Sebaliknya, pohok tidak hanya menaungi permukaan itu dari sinar matahari, tapi juga melepaskan air ke udara melalui daun sehingga menimbulkan efek mendinginkan.

Meski begitu, untuk mendapatkan efek tersebut tidak bisa hanya dengan menanam satu pohon saja.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved