Kronologi Perkelahian Maut Hingga Kakak Beradik Tewas Dibacok oleh Dahren, Begini Kata Polisi

Tak terima karena ditegur, pria yang saling bertetangga ini terlibat keributan hingga berujung maut di Sumatera Utara.

Kronologi Perkelahian Maut Hingga Kakak Beradik Tewas Dibacok oleh Dahren, Begini Kata Polisi
Istimewa
Dahren tersangka kasus pembunuhan kakak beradik saat diamankan Polres Madina, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MEDAN - Tak terima karena ditegur, pria yang saling bertetangga ini terlibat keributan hingga berujung maut di Sumatera Utara.

Kasih sayang Dahren (30), warga Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, kepada ibunya tak kepalang tanggung.

Apalagi saat sang ibu sedang sakit dan perlu ketenangan untuk beristirahat.

Ketenangan sang ibu terusik saat kakak beradik Nasron Rangkuti (40) dan adiknya Mirwan Rangkuti (18), yang tak lain tetangga Dahren, berisik.

Saat itu, keduanya tengah minum-minum di rumahnya.

Takut ibunya terganggu, Dahren menegur keduanya.

Nasron tak terima dengan teguran itu. Pertengkaran terjadi, Dahren memilih mundur.

Rupanya dia pulang ke rumah mengambil parang, kemudian kembali mendatangi kediaman Nasron.

Perkelahian terjadi, Nasron juga mengambil parang miliknya, lalu saling bacok.

Lengan kiri Dahren terkena sabetan, sedangkan Nasron tewas dibacok.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved