Polisi Curigai Motif Bagi Untung Proyek Sertifikasi Guru Dibalik Tewasnya Pegawai UNM

Memasuki hari ke 9 kasus pembunuhan terhadap pegawai UNM Siti Zulaeha Djafar, polisi masih terus melakukan pengembangan.

Polisi Curigai Motif Bagi Untung Proyek Sertifikasi Guru Dibalik Tewasnya Pegawai UNM
tangkap layar tribun video
Polres Gowa akhirnya menetapkan Wahyu Jayadi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM), Siti Zulaeha Djafar. Pria yang berprofesi sebagai dosen FIK Universitas Negeri Makassar ini ditetapkan tersangka usai gelar perkara yang dipimpin Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Sabtu (24/3/2019) malam. 

Polisi Curigai Motif Bagi Untung Proyek Sertifikasi Guru Dibalik Tewasnya Pegawai UNM

TRIBUN-BALI.COM - Memasuki hari ke 9 kasus pembunuhan terhadap pegawai UNM Siti Zulaeha Djafar, polisi masih terus melakukan pengembangan.

Khususnya mendalami motif lain dari tindakan tersangka Wahyu jayadi yang menghabisi nyawa rekan kantornya itu.

Meski pengakuan awal tersangka yang juga seorang dosen di UNM itu hanya masalah ketersinggungan dan emosi, namun penyidik mencoba menggali motif lain.

Apa sesungguhnya motif dosen UNM, Wahyu Jayadi (44) bunuh rekan kerjanya, Siti Zulaeha Djafar (40)?

Sebelumnya, motif pembunuhan Siti Zulaeha Djafar oleh Wahyu Jayadi adalah asmara dan emosi.

Namun, penyidik Satreskrim Polres Gowa mencurigai motif lain.

Diduga motif pembunuhan adalah terkait dengan urusan pekerjaan.

Tersangka Wahyu Jayadi adalah dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan pada Universitas Negeri Makassar atau FIK UNM dan Kepala UPT Kuliah Kerja Nyata atau KKN UNM.

Sementara korban, Siti Zulaeha Djafar adalah staf Bagian Rumah Tangga pada Biro Administrasi Umum dan Keuangan atau BAUK UNM.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved