Studi Terkini: Anjing Dapat Mengendus Aroma Kejang, Bisa Bantu Penderita Epilepsi

Menurut studi yang terbit di jurnal Nature Scientific Reports, keahlian itu tak hanya untuk mencari benda tapi juga mengenali aroma kejang

Studi Terkini: Anjing Dapat Mengendus Aroma Kejang, Bisa Bantu Penderita Epilepsi
Shutterstock via KOMPAS.com
Ilustrasi anjing Husky. 

TRIBUN-BALI.COM - Anjing terkenal memiliki penciuman yang bagus.

Menurut studi yang terbit di jurnal Nature Scientific Reports, keahlian itu tak hanya untuk mencari benda tapi juga mengenali aroma kejang.

Atas temuan ini, ahli yakin di masa depan anjing dapat melindungi manusia dari bahaya, termasuk gangguan kesehatan.

Studi sebelumnya menunjukkan, anjing mampu mendeteksi bau penyakit tertentu seperti kanker, diabetes dan malaria.

Kini, untuk mengukur kemampuan anjing dalam merasakan kejang yang dialami manusia, tim ilmuwan Perancis meneliti lima anjing, yakni Casey, Dodger, Lana, Zoey dan Roo.

Mereka diminta mengendus aroma yang spesifik terkait dengan kejang manusia.

Baca: Live Streaming Real Madrid vs Huesca La Liga Pekan 29 di SCTV, Kick-off 02.40 WITA

Baca: Juventus Sudah Bisa Juara Liga Serie A Italia Pekan Ketiga April 2019

Tim menyediakan bau yang diambil dari pasien epilepsi, termasuk bau badan yang dikeluarkan ketika sedang tenang, saat berolahraga dan saat mengalami serangan kejang.

Melansir AFP, Kamis (28/3/2019), Casey, Dodger dan Zoey dapat mengidentifikasi aroma kejang dengan presentase 100 persen.

Sementara Lana dan Roo dapat mengendus dua dari tiga sampel dengan tepat.

"Hasilnya melampaui harapan kami dan studi ini juga menunjukkan bahwa ada aroma identik dari serangan epilepsi," kata Amelie Catala seorang peneliti di Universitas Rennes dan penulis utama studi.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved