Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pasca Pedagang Pindah, Begini Kondisi Terkini Pasar Seni Sukawati Gianyar

Kios-kios Pasar Seni Sukawati telah kosong sejak, Minggu (31/3) kemarin. Para pedagang telah pindah sementara ke Lapangan Sutasoma, Desa Batuan, Suka

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Suasana Pasar Seni Sukawati usai ditinggalkan pedagang ke pasar sementara di Lapangan Sutasoma, Desa Batuan, Sukawati, Minggu (31/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kios-kios Pasar Seni Sukawati telah kosong sejak, Minggu (31/3) kemarin.

Para pedagang telah pindah sementara ke Lapangan Sutasoma, Desa Batuan, Sukawati.

Meski demikian, aktivitas berjualan di Lapangan Sutasoma masih belum ramai.

Sebagian besar lapak masih tutup lantaran para pedagang masih belum semuanya menaruh barangnya di pasar sementara.

Kepala Pasar Sukawati, Anak Agung Raka mengatakan, hal tersebut lantaran solidaritas para pedagang sangat kuat.

Saat ini masih ada sejumlah pedagang yang masih belum siap lantaran masih berkemas untuk menempati kios baru.

Aktivitas perdagangan akan dimulai setelah semua pedagang telah siap.

"Sebenernya sudah bisa buka. Tapi karena banyak yang masih berkemas sehingga pedagang saling tunggu. Soalnya di sini, rasa persaudaraan antar pedagang sangat kuat. Kemungkinan Selasa (besok) aktivitas perdagangan akan mulai berjalan,” ujar Gung Raka.

Pantauan Tribun Bali, di Pasar Seni Sukawati tampak sudah kosong. Tak ada satupun aktivitas perdagangan yang tampak.

Bahkan kondisi ini menyebabkan lalu lintas yang biasanya macet, jadi lengang.

Sebab para pembeli ataupun bis-bis besar yang membawa wisatawan sudah tidak lagi menurunkan wisatawan di sana.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gianyar, Gede Widarma Suharta mengimbau para pedagang tidak perlu cemas saat berjualan di Lapangan Sutasoma, khususnya saat jam tutup.

Sebab pihaknya sudah menyiapkan petugas keamanan untuk menjaga barang dagangan di pasar sementara ini.

“Ada 10 orang satpam, yang sebelum bertugas di Pasar Seni Sukawati, kami tugaskan di pasar sementara ini. Mereka akan berjaga siang dan malam. Jadi, pedagang tak perlu cemas saat meninggalkan barang dagangannya,” tandasnya.

Namun hingga kemarin, petugas ini belum terlihat. Ketiadaan petugas ini juga diduga menyebabkan para pedagang belum berani menaruh dagangannya di sana.

Terkait petugas keamanan ini, Widarma mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan pos penjagaan, terutama untuk berjaga saat malam hari.

“Sekarang memang kalau malam belum ada di sana, karena memang belum ada barang. Pos petugas kemanan juga sedang dikerjakan, “ katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved