Ada 284 Pemilih Disabilitas di Denpasar, KPU: Tidak Disediakan TPS Khusus, Boleh Ditemani Pendamping

Persiapan dan kesiapan para petugas, logistik dan daftar pemilih terus dikebut untuk menyambut Pemilu 2019 pada 17 April 2019 nanti

Ada 284 Pemilih Disabilitas di Denpasar, KPU: Tidak Disediakan TPS Khusus, Boleh Ditemani Pendamping
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggraeni saat ditemui Tribun Bali di Kantor KPU Kota Denpasar, Bali, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pesta demokrasi tahun 2019 tinggal menghitung hari.

Persiapan dan kesiapan para petugas, logistik dan daftar pemilih terus dikebut untuk menyambut Pemilu 2019 pada 17 April 2019 nanti.

KPU Kota Denpasar mencatat sebanyak 464.132 orang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sementara, sebanyak 284 DPT adalah dari pemilih disabilitas.

Baca: Ansor Karangasem Gelar Temu Kader dan Silaturahmi, Tekankan Jaga Keutuhan Bangsa

Baca: 2 Pelamar Seleksi Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Denpasar Gugur Seleksi Administrasi

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggraeni menuturkan, KPU Kota Denpasar mencatat sebanyak 284 pemilih disabilitas terdiri dari 6 ketunaan.

"Pemilih difabel kalau untuk Kota Denpasar yang terdata 284 pemilih. Terdiri dari 6 ketunaan. Tunanetra, tunarungu, tunadaksa, tunagrahita, tunawicara, tuna lainnya. Tuna lainnya misalnya autis dan lainnya," jelasnya kepada Tribun Bali, Selasa (2/3/2019) siang.

Pemilih difabel tidak disediakan TPS khusus, melainkan memilih di TPS terdekat dengan tempat tinggal atau TPS yang sesuai dengan alamat KTP.

Selain itu, untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019 nanti, pemilih disabilitas dipersilakan ditemani oleh seorang pendamping.

Baca: Ngaku Sempat Deg-degan, Made Eppi Bawa Pulang Medali Emas Jatim Open 2019

Baca: Rara Ramal Kehidupan Reino-Syahrini Setelah Menikah, dan Dua Artis Ini, Ungkap Kabar Bahagia InI

"Mereka juga bisa minta bantuan pendamping. Kalau pendamping bisa dari keluarganya atau orang yang mereka tunjuk. Kalau mereka tidak membawa pendamping bisa juga meminta tolong ke KPPS,"

"Nanti semua pendamping itu akan menandatangani form pendamping pemilih yaitu form C3. Form tersebut diurus langsung saat itu juga, mengisi identitas dan yang paling penting mereka menjaga netralitas, kejujurannya dan tetap merahasiakan pilihan," tuturnya.

Pihaknya juga menyebutkan, penyandang tunanetra disediakan 2 template khusus untuk memilih Presiden dan DPD.

Sementara, untuk template DPR tidak disediakan.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved