Gubernur Usulkan Peringkat Satu ke KASN, Pejabat Eselon II Pemprov Bali Segera Terisi

Seleksi terbuka untuk Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali sudah memasuki babak akhir

Gubernur Usulkan Peringkat Satu ke KASN, Pejabat Eselon II Pemprov Bali Segera Terisi
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Gubernur Bali, Wayan Koster. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seleksi terbuka untuk Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali sudah memasuki babak akhir.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan Panitia Seleksi (Pansel) yang dibentuk Pemprov sudah memberi nilai kepada masing-masing kandidat.

Sesungguhnya terdapat 12 posisi Jabatan Tinggi Pratama yang kosong saat ini namun hanya 11 Jabatan yang dilelang.

Satu jabatan yaitu Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan yang saat ini masih dirangkap Kepala Inspektorat Provinsi Bali Wayan Sugiada, tidak dilakukan lelang terbuka karena hanya pergeseran pejabat yang sama-sama eselon II A. 

Selanjutnya, Koster mengeluarkan kebijakan dari tiga besar yang lolos, otomatis yang meraih rangking pertama yang diusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta.

“Oh kan kita sudah proses ke Komisi Aparatur Sipil Negara. Jadi yang diusulkan adalah yang rangking satu semua sesuai hasil penilaian dari panitia seleksi,” kata Koster usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Bali, Selasa (3/4/2019).

Baca: SDN 6 Bunutan Kekurangan Guru Kelas dan Penjaskes, Kepsek Harap Guru Tambahan Segera Terealisasi

Baca: Masih Bebas Meneror, Egianus Kogoya Siapkan 6 Batalyon Akan Boikot Pemilu 2019, Ini Reaksi Wiranto

Ia menegaskan tidak ada lagi istilah Gubernur yang mengatur-atur karena seluruh proses penilaian diberikan kepada Pansel agar seleksi menjadi transparan.

Maka dari itu, pihaknya memastikan yang diusulkan menempati jabatan Eselon II itu adalah mereka yang menempati rangking pertama, atau mendapat nilai terbaik yang diberikan oleh tim Pansel.

Anggota tim Pansel terdiri dari Sekda Bali Dewa Made Indra (Ketua), I Ketut Lihadnyana (wakil ketua), I Wayan Sugiada (anggota), Prof I Made Bakta (anggota), Prof Dewa Ngurah Suprapta (anggota), Prof I Made Arya Utama (Anggota) dan I Nyoman Yasa (anggota).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana mengatakan semua tahapan seleksi untuk pengisian Jabatan Tinggi Pratama sudah dilaksanakan dengan baik.

Dari tahap seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, pembuatan paper/karya tulis hingga wawancara berjalan dengan lancar. 

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved