Bali Akan Buat Perda Standar Pelayanan Kepariwisataan, Atur Penyediaan Air Bersih Sektor Pariwisata

Pemprov Bali akan segera menerbitkan Perda tentang Standar Pelayanan Kepariwisataan

Bali Akan Buat Perda Standar Pelayanan Kepariwisataan, Atur Penyediaan Air Bersih Sektor Pariwisata
Dok Pemprov Bali
Gubernur Bali Wayan Koster melakukan prosesi ground breaking yang nenandai dibangunnya Bendungan Sidan, Kamis (4/4) pagi di Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali mendapat bantuan pembangunan dua bendungan dari pemerintah pusat dalam rangka memenuhi ketersediaan air pada saat muslim kering.

Kedua bendungan itu adalah Bendungan Sidan di Kabupaten Badung, serta Bendungan Tamblang di Kabupaten Buleleng. 

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, dua bendungan baru yang dibangun dengan bantuan pemerintah pusat itu pembangunannya telah dimulai tahun 2018 lalu.

Menurut Koster, kebutuhan air di Bali terus meningkat untuk irigasi pertanian, kebutuhan rumah tangga serta menunjang kawasan strategis pariwisata.

“Kami sedang menyusun master plan tentang pengelolaan air. Pemerintah Bali harus bisa menyediakan air dalam jumlah dan kualitas yang memadai,” kata Koster dalam sambutannya pada acara ground breaking pembangunan Bendungan Sidan, Kabupaten Badung, Kamis (4/4/2019).

Baca: Putra Aji Adhari, Peretas Situs NASA Kini Sudah Bisa Belikan Sepeda Motor untuk Orangtuanya

Baca: Peradah: Pergub Sampah Plastik Berpihak Pada Petani, Pengusaha Jajan Bali dan Wirausaha Muda

Dikatakannya, salah satu kebutuhan dasar manusia adalah air.

Air untuk kebutuhan domestik masyarakat dan air untuk kebutuhan industri pariwisata.

Maka dari itu, pihaknya akan segera menerbitkan Perda tentang Standar Pelayanan Kepariwisataan. 

Didalamnya akan dicantumkan mengenai standar untuk penyediaan air bersih yang disuplai kepada hotel, restoran dan pelaku industri pariwisata lainnya di seluruh Bali, agar betul-betul bisa mendapat air dalam jumlah yang memadai dan kualitas yang baik.

Dua bendungan yang baru dibangun diharapkan memberi manfaat untuk mengairi pertanian dan irigasi, penyediaan air baku untuk rumah tangga serta pembangkit listrik mikro hydro.

Baca: Polres Bangli Bagi-bagi Masker di Objek Wisata Penelokan

Baca: Tak Hanya Putri Diana, 4 Putri Bangsawan Ini juga Mengalami Akhir Hidup yang Tragis

“Bendungan ini diharapkan memberi kontribusi besar bagi kehidupan masyarakat Bali. Peranan bendungan sebagai penyediaan air baku dan irigasi sangat vital karena telah dapat memenuhi kebutuhan air baku di Provinsi Bali,” terangnya.

Ia menambahkan, anggaran yang diperlukan membangun bendungan itu mencapai Rp 800 miliar lebih.

Bendungan Sidan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air di 5 Kabupaten, yaitu Badung, Denpasar, Tabanan, Gianyar dan Bangli.

Bendungan ditargetkan akan selesai pada tahun 2021. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved