Tak Penuhi Standar, Daging Sapi Bali Belum Diterima oleh Hotel dan Restoran

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana menuturkan, sampai saat ini masih banyak hotel dan restoran yang belum bisa

Tak Penuhi Standar, Daging Sapi Bali Belum Diterima oleh Hotel dan Restoran
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, I Wayan Mardiana. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana menuturkan, sampai saat ini masih banyak hotel dan restoran yang belum bisa menerima daging sapi Bali.

Hal itu karena sampai saat ini para peternak di Bali belum bisa menghasilkan kualitas daging sapi yang memenuhi standar sesuai dengan persyaratan.

“Para hotel dan restoran belum bisa menerima daging sapi Bali untuk kebutuhan mereka. Karena sampai saat ini daging yang dihasilkan oleh para peternak kita itu sangat alot, belum memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh hotel,” kata Mardiana saat ditemui Tribun Bali di kantornya belum lama ini.

Kurangnya kualitas daging sapi ini bisa dilihat dari keempukan dagingnya yang masih kurang atau bisa dikatakan masih alot.

Baca: Ingin Kelabui Polisi, Suami Masukkan Cairan Shampoo ke Mulut Jasad Istrinya

Baca: Prasasti Masa Kerajaan Udayana Sampai Jayapangus Beirsi Batas Desa hingga Nama Pejabat

Hal itu karena umur pemotongan sapi Bali yang rata-rata berada di empat hingga lima tahun, sedangkan daging sapi yang ideal untuk dipotong itu berada pada usia dua tahun.

“Sehingga kalau di atas dua tahun sehingga dagingnya akan alot,” terang Mardiana yang juga menjabat sebagai Plt. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali ini.

Baca: Gubernur Koster Siapkan Konsep Penataan Kawasan Suci Besakih

Guna mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan melakukan kajian yang nantinya dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Provinsi Bali bersama tim ahli gubernur di bidang pertanian.

Dijelaskan bahwa sentra-sentra peternakan sapi Bali berada di Rendang Kabupaten Karangasem, Buleleng, Catur dan Belantih Bangli serta Petang Badung. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved