Petir Menyambar saat Makan Siang di Sawah, 2 Orang Tewas, 8 Orang Luka-luka

Petir menyambar gubuk yang ditempati 10 pekerja yang sedang makan siang di areal persawahan subak Tibu Beleng, Banjar Tembles Desa Penyaringan

Petir Menyambar saat Makan Siang di Sawah, 2 Orang Tewas, 8 Orang Luka-luka
Tribun Bali/Dwi S/BPBD Jembrana
Korban yang diselamatkan warga dan anggota Binmas Polri, Jumat (6/4/2019) setelah petir menyambar. 

Mereka memotong padi milik Dewa Kade Jember  yang siap panen. 

"Karena sudah waktu makan siang makanya mereka istirahat di gubuk," jelasnya.

Dalam kondisi hujan, kata Dresta,  sepuluh pekerja yang sedang makan siang di gubuk itu disambar petir.

Dua rekan mereka yang selamat beristirahat di lokasi terpisah kurang lebih 300 meter. 

"Jadi dua orang temannya itu berlari meminta pertolongan ke warga sekitar lokasi sawah. Akhirnya kami terjunkan Binmas juga," paparnya.

Menurut Dresta, beberapa korban menjalani perawatan di puskesmas di kawasan Penyaringan dan yang lain dirujuk  ke RSU Negara.

Diah Terlempar

Satu di antara korban sambaran petir yang selamat ialah Ni Ketut Diah Raini Purnami (48), warga Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo.

Diah mengaku dia dan sembilan pekerja lainnya terlempar ketika gubuk disambar petir.

"Kami terlempar semua. Terus telinga ini dengung keras dan kaki rasanya panas sekali," ujarnya di Puskesmas Mendoyo, kemarin.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved